Andi Arief Ragu Veronica Koman Jadi Provokator

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 05 September 2019 | 09:45 WIB
Andi Arief Ragu Veronica Koman Jadi Provokator
Polisi membeberkan foto Veronica Koeman, tersangka kasus penyebaran hoaks. (Suara.com/Achmad Ali).

Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief meragukan soal Veronica Koman yang dituduh sebagai provokator kerusuhan Papua.

Menurutnya, pendamping hukum mahasiswa Papua di Surabaya itu tidak membahayakan bagi bangsa Indonesia. Hal itu disampaikan Andi Arief lewat jejaring Twitter pribadinya @AndiArief__.

Lebih lanjut, pria 48 tahun itu menyebut ada sosok yang lebih membahayakan ketimbang Veronica Koman. Sosok tersebut dinilai menjadi dalang kerusuhan pada 2004 hingga 2014.

Meski begitu, orang yang disebut berbahaya oleh Andi Arief masih bisa menghirup udara bebas lantaran tidak dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian.

"Saya tidak begitu yakin anak baik seperti @veronikakoman menjadi provokator seperti yang dituduhkan. Jika dibandingkan di zaman 2004 - 2014, menurut saya apa yang dilakukan @fadjroel jauh lebih berbahaya buat negara karena ngawur. Tapi dia tak tersangka," kicau @AndiArief__, Kamis (5/9/2019).

Cuitan Andi Arief soal Veronica Koeman. (Twitter/@AndiArief__)
Cuitan Andi Arief soal Veronica Koeman. (Twitter/@AndiArief__)

Diketahui, Veronica Koman ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan menyebarkan berita hoaks dan menjadi provokator kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

Wanita kelahiran Medan, 14 Juni 1988 itu dijerat dijerat pasal berlapis yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan suku, etnis dan ras.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, polisi akan bekerja sama dengan Interpol untuk mencari Veronica Koman, yang dikabarkan berada di luar negeri.

"Kami akan bekerja sama dengan Interpol untuk mencari keberadaan tersangka," kata Luki di Mapolda Jatim, Rabu (4/9/2019).

Dia mengklaim, sebelum statusnya ditingkatkan menjadi tersangka, polisi sudah dua kali memberikan surat pemanggilan kepada Veronica Koman terkait kasus hoaks tersebut. Namun, kata dia, pengacara HAM itu dianggap mangkir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Guru Muda yang Siap Mengukir Cinta di Tanah Papua

Kisah Guru Muda yang Siap Mengukir Cinta di Tanah Papua

Lifestyle | Kamis, 05 September 2019 | 08:34 WIB

Bule Australia Dideportasi Terkait Unjuk Rasa di Papua

Bule Australia Dideportasi Terkait Unjuk Rasa di Papua

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:49 WIB

Kemensos Terjunkan Tim untuk Siapkan Bantuan bagi Korban Kerusuhan Papua

Kemensos Terjunkan Tim untuk Siapkan Bantuan bagi Korban Kerusuhan Papua

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:44 WIB

Kominfo Buka Akses Internet di Papua, Ini Daftar Wilayahnya

Kominfo Buka Akses Internet di Papua, Ini Daftar Wilayahnya

Tekno | Kamis, 05 September 2019 | 05:17 WIB

Blokir Akses Internet di Papua Dibuka, Ini Daftar Wilayahnya

Blokir Akses Internet di Papua Dibuka, Ini Daftar Wilayahnya

News | Kamis, 05 September 2019 | 05:15 WIB

Diduga Ikut Aksi di Sorong, Seorang WN Australia Dideportasi Imigrasi

Diduga Ikut Aksi di Sorong, Seorang WN Australia Dideportasi Imigrasi

News | Kamis, 05 September 2019 | 04:55 WIB

Berita Top Tekno 4 September, PBB: Blokir Internet di Papua Langgar HAM

Berita Top Tekno 4 September, PBB: Blokir Internet di Papua Langgar HAM

Tekno | Kamis, 05 September 2019 | 07:05 WIB

Penetapan Tersangka Veronica Koman dan 4 Berita Kerusuhan Papua Lainnya

Penetapan Tersangka Veronica Koman dan 4 Berita Kerusuhan Papua Lainnya

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:10 WIB

Veronica Koman Jadi Tersangka, Amnesty International Minta Kasusnya Dicabut

Veronica Koman Jadi Tersangka, Amnesty International Minta Kasusnya Dicabut

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:30 WIB

Akun Bernama TNI AU Pasang Foto Wanita Julurkan Lidah dan 4 Berita Lainnya

Akun Bernama TNI AU Pasang Foto Wanita Julurkan Lidah dan 4 Berita Lainnya

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:45 WIB

Terkini

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Hanya Menguntungkan Segelintir Orang

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?

Prabowo: Ekonomi Indonesia Memang Tumbuh, Tapi Apa Sudah Merata dan Adil?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 14:08 WIB

Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu

Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:53 WIB

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati

Jokowi 'Dilupakan' Tanpa Undangan, Hari Lahir Pancasila Jadi Panggung Keakraban Prabowo-Megawati

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:44 WIB

PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi

PDIP: Sikap Kritis adalah Cermin Cinta Tanah Air, Tak Bisa Dihadapi dengan Represi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:42 WIB

Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air

Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:36 WIB

Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang

Hasto Soroti Pelemahan Rupiah dan Defisit Fiskal: Utang Dibayar dengan Utang

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:32 WIB

Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon

Khianati Gencatan Senjata AS, Penjajah Israel Minta Restu Bom Ibu Kota Lebanon

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:24 WIB

Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!

Kritik Keras Hasto PDIP di Hari Lahir Pancasila: APBN Mengkawatirkan, Utang Dibayar Pakai Utang!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 13:20 WIB