Kemensos Terjunkan Tim untuk Siapkan Bantuan bagi Korban Kerusuhan Papua

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 September 2019 | 07:44 WIB
Kemensos Terjunkan Tim untuk Siapkan Bantuan bagi Korban Kerusuhan Papua
Dirjen Linjamsos Kemensos, Harry Hikmat, mewakili Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, meninjau dan memberikan santunan terhadap warga yang terdampak kerusuhan sosial di Papua, Rabu (4/9/2019). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial menerjunkan tim untuk melakukan pendataan terhadap korban kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu. Hal ini dikemukakan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat. 

"Saya mendapatkan penugasan dari Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, untuk meninjau secara langsung dampak dari kerusuhan sosial yang terjadi di Papua maupun di Papua Barat," ujarnya, di Sorong, Papua Barat, Selasa (3/9/2019).

"Kami sedang melihat secara faktual, ada warga yang sebetulnya mungkin tidak bersinggungan dengan kerusuhan, tetapi menjadi korban," tambahnya.

Sebelum berkeliling Kota Sorong, Harry menyempatkan untuk menemui salah satu korban yang masih duduk di bangku setingkat SMP yang dipukul menggunakan martil oleh pelaku kerusuhan.

"Seperti yang tadi saya temui langsung, ada seorang anak yang terkena pukulan ketika kerusuhan terjadi, sehingga lukanya cukup berat dan harus dioperasi hidungnya. Sudah mendapatkan jahitan kurang lebih sekitar 15 jahitan, tinggal hidungnya nanti dioperasi", ujar Harry.

Ia menyerahkan santunan luka kepada korban senilai Rp 5 juta sebagai upaya Kemensos untuk meringankan beban korban.

Operasi ini butuh proses, karena  BPJS tidak memberikan jaminan untuk pengobatan atas korban kerusuhan, yang merupakan ulah manusia. Kemensos mempunyai tanggung jawab, karena ada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial. Kerusuhan sosial sudah termasuk salah satu dari jenis bencana sosial. 

"Stas dasar Undang-undang Nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial, Kementerian Sosial mempunyai tanggung jawab untuk memberikan santunan, bantuan sosial, maupun layanan psikososial bagi para korban," paparnya.

Harry berkeliling Kota Sorong bersama Kepala Dinas Sosial Kota Sorong, Gamar Malabar dan jajaranya.

baca juga

"Kita akan melakukan identifikasi, sudah tentu bekerja sama dengan Dinas Sosial, yang saat ini hadir bersama saya", katanya.

Dinas sosial kabupaten/kota di wilayah Papua dan Papua Barat diminta untuk segera mengidentifikasi usaha-usaha kecil menengah yang terdampak, yang saat ini mungkin rusak berat atau tidak bisa digunakan lagi.

Data sementara yang berhasil dihimpun oleh tim Kemensos, jumlah unit usaha kategori mikro dan kecil yang dapat diidentifikasi di Jayapura sebanyak 224 unit, di Manokwari 165 unit, dan Sorong 30 unit. Sementara Untuk daerah lain masih dilakukan pendataan.

"Sudah tentu, mereka menjadi kehilangan mata pencaharian, kehilangan nafkah yang menjadi andalan selama ini. Kita tidak ingin ada keluarga-keluarga miskin baru akibat kerusuhan," lanjutnya.

Kita harus segera bantu, agar mereka segera pulih, walaupun bantuan dari Kemensos akan dalam bentuk stimulan untuk memulai usaha baru atau wirausaha baru, atau meneruskan usaha yang ada, maksimal Rp 5 juta per kelompok usaha.

Santunan untuk yang meninggal, bagi ahli waris menurut Harry, akan mendapat Rp 15 juta dan santunan untuk korban luka maksimal Rp 5 juta.

Bagi yang rumahnya rusak, Kemensos akan memberikan bantuan stimulan bahan bangunan rumah.

"Untuk rumah rusak dari keluarga yang berpenghasilan rendah atau miskin, Kementerian Sosial akan memberikan bantuan maksimal Rp 25 juta," paparnya.

"Bagi pelaku kerusuhan yang dalam proses hukum oleh pihak aparat keamanan, tidak termasuk direkomendasikan mendapatkan bantuan. Ini benar-benar hanya yang menjadi korban terdampak kerusuhan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Veronica Koman Jadi Tersangka, Amnesty International Minta Kasusnya Dicabut

Veronica Koman Jadi Tersangka, Amnesty International Minta Kasusnya Dicabut

News | Kamis, 05 September 2019 | 07:30 WIB

Kepala Komisi Tinggi HAM PBB: Saya Terganggu dengan Kekerasan di Papua

Kepala Komisi Tinggi HAM PBB: Saya Terganggu dengan Kekerasan di Papua

News | Rabu, 04 September 2019 | 18:33 WIB

JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung

JK soal Papua: Itu Akibat Dikatakan Monyet, Harga Diri Mereka Tersinggung

News | Rabu, 04 September 2019 | 17:41 WIB

Wiranto: Sekolah di Papua dan Papua Barat Dibuka 5 September Besok

Wiranto: Sekolah di Papua dan Papua Barat Dibuka 5 September Besok

News | Rabu, 04 September 2019 | 16:14 WIB

Kerusuhan Papua Sempat Pengaruhi Pasar Modal Indonesia

Kerusuhan Papua Sempat Pengaruhi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 16:03 WIB

Pelajar Papua di Yogyakarta Tak Ingin Ada Diskriminasi Lagi

Pelajar Papua di Yogyakarta Tak Ingin Ada Diskriminasi Lagi

Jogja | Selasa, 03 September 2019 | 16:44 WIB

Terkini

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

×