Mabuk dan Bersikap Rasis ke Pramugari, Pria Ini Kehilangan Pekerjaan

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Senin, 09 September 2019 | 14:00 WIB
Mabuk dan Bersikap Rasis ke Pramugari, Pria Ini Kehilangan Pekerjaan
Ilustrasi pramugari ambilkan kopi dan teh [shutterstock]

Suara.com - Akibat melontarkan kata-kata rasis kepada pramugari di pesawat, seorang konsultan IT asal Inggris harus rela kehilangan pekerjaannya.

Peter Nelson, 46, adalah seorang ahli IT yang belum lama ini naik pesawat selama 11,5 jam dari London ke Rio de Janeiro. Saat itu, Peter Nelson duduk di kelas bisnis maskapai British Airways.

Karena jangka waktu penerbangan yang panjang, Peter Nelson tertidur di pesawat. Saat itulah, seorang pramugari bernama Sima Patel-Pryke mencoba membangunkannya untuk menawarkan makanan.

Kesal karena dibangunkan dalam keadaan mabuk, Peter Nelson lantas meneriakkan kata-kata rasis ke pramugari tersebut.

"Kalian orang Asia pikir kalian lebih baik dari kami. Aku tidak mau dilayani kalian. Aku sudah membayar gajimu selama 20 tahun terakhir," begitu ucap Peter Nelson seperti dikutip dari Fox News.

Seorang pramugari sedang melayani penumpang pesawat. (Shutterstock)
Seorang pramugari sedang melayani penumpang pesawat. (Shutterstock)

Syok karena diteriaki dengan kata-kata rasis, Sima Patel-Pryke pun menangis dan melaporkan hal ini ke pilot. Terlebih, Nelson diketahui sempat meminta bahwa dia hanya ingin dilayani awak kabin yang berkulit putih di masa mendatang.

Mendengar insiden ini, sang pilot pun lekas meminta awak kabin lain untuk bersiap menahan Nelson dan mengancam akan memanggil polisi.

Nelson ditangkap begitu dia mendarat. Peter Nelson juga harus menjalani persidangan pada 6 September silam.

"Anda menunjukkan sikap menghina terhadap kru, ketika Ms. Pryke hanya ingin melakukan tugasnya dan membangunkan Anda untuk mengambil pesanan makanan," ujar hakim Edward Connell di persidangan.

baca juga

Peter Nelson pun lantas didenda USD 2.450 (Rp 34,4 juta), diminta membayar USD 650 (Rp 9,1 juta) sebagai kompensasi ke Sima Patel-Pryke, dan masih harus mengeluarkan biaya sidang sebesar USD 4.300 (Rp 60,4 juta).

Ilustrasi Persidangan (Pixabay/succo)
Ilustrasi Persidangan (Pixabay/succo)

Peter Nelson sendiri mengaku jika saat itu dia memang lelah, mabuk, dan marah-marah. Dia juga mengatakan jika dia tidak mau dilayani pramugari yang satu itu, sehingga tanpa sadar memakai kata-kata rasis.

Sekarang, Peter Nelson kehilangan pekerjaannya sebagai konsultan IT. Istrinya pun dikabarkan menderita stres parah saat melihat proses persidangan.

Bahkan, Nelson dan istrinya terpaksa harus mengeluarkan anak-anak mereka dari sekolah. Hal ini karena anak-anak Nelson pergi ke sekolah internasional dan mereka tak ingin menanggung malu.

"Dia kehilangan pekerjaannya, anak-anaknya keluar dari sekolah, dan mereka (Nelson dan istrinya) tengah mempertimbangkan untuk kembali ke Selandia Baru karena situasi ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:55 WIB

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01 WIB

Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Respons Berkelas YouTuber Korea inoCat

Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Respons Berkelas YouTuber Korea inoCat

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:55 WIB

Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi

Wangi Parfum Beradu Aroma Kandang: Kisah Nayla, Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:39 WIB

Kostum Panggung Diduga Rasis, Agensi G-Dragon Sampaikan Permintaan Maaf

Kostum Panggung Diduga Rasis, Agensi G-Dragon Sampaikan Permintaan Maaf

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:30 WIB

Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!

Ricky Kambuaya Jadi Korban Rasisme, Kevin Diks Murka!

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 12:01 WIB

Seruan Rasis ke Pemain Arab Berulang Kali Dilakukan, FIFA Cuma Kasih Denda ke Israel

Seruan Rasis ke Pemain Arab Berulang Kali Dilakukan, FIFA Cuma Kasih Denda ke Israel

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:15 WIB

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:16 WIB

Zhang Linghe Rasis ke Asia Tenggara, Dracin Pursuit of Jade Tetap Melambung di Netflix

Zhang Linghe Rasis ke Asia Tenggara, Dracin Pursuit of Jade Tetap Melambung di Netflix

Entertainment | Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:46 WIB

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:45 WIB

Amunisi Baru! dr Tifa Bakal Pakai Putusan Praperadilan Roy Suryo untuk Patahkan Dakwaan Jaksa

Amunisi Baru! dr Tifa Bakal Pakai Putusan Praperadilan Roy Suryo untuk Patahkan Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:34 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM, Termasuk Pejabat Sucofindo hingga JK

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM, Termasuk Pejabat Sucofindo hingga JK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:09 WIB

×