Anies Optimis Ganjil Genap Bisa Bikin Warga Naik Angkutan Umum

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 14:54 WIB
Anies Optimis Ganjil Genap Bisa Bikin Warga Naik Angkutan Umum
Hari pertama perluasan ganjil genap di Jakarta, Senin (9/9/2019). (Suara.com/Angga Budhiyanto)

Suara.com - Senin (9/9/2019) hari ini peraturan ganjil genap kendaraan bermotor resmi diberlakukan di 25 ruas jalan di Jakarta. Melalui aturan itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap masyarakat tidak lagi membawa kendaraan pribadi.

Anies mengaky belum mendapat laporan dari Dinas Perhubungan (Dishub) mengenai hasil penerapan aturan ganjil genap di hari pertama. Namun ia meminta agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan umum.

"Insya Allah ini (penerapan gage) bisa berjalan lancar dan kita berharap nantinya masyarakat nantinya menggunakan kendaraan umum," ujar Anies di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Demi mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum, Anies mengaku akan menambah jumlah armadanya. Menurutnya hal ini dilakukan agar angkutan umum menjadi pilihan utama masyarakat Jakarta dalam berkegiatan.

"Kita juga terus menambah jumlah armada , menambah kenyamanan, dan menambah jangkauan," kata Anies.

Menurutnya tujuan utama dari pembelakuan ganjil genap adalah agar masyarakat beralih ke transportasi umum. Karena itu pelayanannya, ketepatan waktu, dan kenyamanan harus diutamakan agar masyarakat betah menaiki angkutan umum.

"Ganjil genap hanya kebijakan antara. Karena yang kita dorong sesungguhnya adalah penggunaan kendaraan umum," pungkasnya.

Perluasan aturan ganjil genap kendaraan bermotor resmi diterapkan di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta, Senin (9/9/2019). Mobil yang melanggar, bakal disemprit.

Sejak diterbitkannya Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 66 tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara, masa uji coba perluasan ganjil genap sudah dilakukan sejak 8 Agustus hingga 6 September lalu.

Perluasan aturan ganjil genap diberlakukan di 25 ruas jalan, yakni sembilan ruas jalan yang sebelumnya sudah diberlakukan ganjil genap dan 16 tambahan ruas jalan.

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil genap seperti dikutip Suara.com, Senin (9/9/2019):

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Sebagian Jalan Jenderal S Parman, mulai simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan MT Haryono
7. Jalan HR Rasuna Said
8. Jalan DI Panjaitan
9. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya)
10. Jalan Pintu Besar Selatan
11. Jalan Gajah Mada
12. Jalan Hayam Wuruk
13. Jalan Majapahit
14. Jalan Sisingamangaraja
15. Jalan Panglima Polim
16. Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang)
17. Jalan Suryopranoto
18. Jalan Balikpapan
19. Jalan Kyai Caringin
20. Jalan Tomang Raya
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur sampai dengan simpang Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluasan Ganjil Genap Berlaku di Jakarta, Polisi Mau Disogok

Perluasan Ganjil Genap Berlaku di Jakarta, Polisi Mau Disogok

News | Senin, 09 September 2019 | 12:07 WIB

Nah, Perempuan Pelanggar Ganjil Genap Coba Suap Polisi di Gunung Sahari

Nah, Perempuan Pelanggar Ganjil Genap Coba Suap Polisi di Gunung Sahari

News | Senin, 09 September 2019 | 11:58 WIB

Ekspresi Kecewa Pelanggar Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

Ekspresi Kecewa Pelanggar Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

Foto | Senin, 09 September 2019 | 11:26 WIB

Perluasan Ganjil Genap Hari Ini, Berikut Daftar 25 Ruas Jalannya

Perluasan Ganjil Genap Hari Ini, Berikut Daftar 25 Ruas Jalannya

News | Senin, 09 September 2019 | 10:31 WIB

Perluasan Ganjil Genap Resmi Berlaku, Pelanggar Bisa Dihukum Penjara

Perluasan Ganjil Genap Resmi Berlaku, Pelanggar Bisa Dihukum Penjara

News | Senin, 09 September 2019 | 09:16 WIB

Terkini

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB