9 Ton Sampah Diangkut Usai Demo Pelajar Rusuh di DPR

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 26 September 2019 | 14:46 WIB
9 Ton Sampah Diangkut Usai Demo Pelajar Rusuh di DPR
Sejumlah pelajar mengikuti aksi unjuk rasa menentang UU KPK hasil revisi dan RKUHP di belakang Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Sejumlah pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat menggelar aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di kawasan DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9). Uasai bentrokan antara pelajar dengan Polisi kemudian menyisakan 9 ton sampah di lokasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Andono Warih, mengatakan sampah tersebut tidak hanya tersebar di Jakarta Pusat, tapi juga ditemukan di Jakarta Barat.

"Volume sampah yang dikumpulkan 40 meter kubik atau sekitar 9 ton," ujar Andono saat dihubungi, Kamis (26/9/2019).

Andono menyebut lokasi yang paling banyak ditemukan sampah ada di kawasan Palmerah atau di belakang gedung DPR/MPR, Manggala Wanabakti, dan Slipi. Pihaknya mengerahkan 100 orang petugas yang bekerja sejak Rabu (25/9/2019) pukul 22.00 WIB hingga Kamis (26/9/2019) pukul 05.00 WIB.

"Terdiri dari 50 orang dari Sudin LH Jakarta Pusat dan 50 orang PPSU," kata Andono.

Selain mengerahkan petugas, Dibas LH DKI juga mengerahkan kendaraan untuk membantu pembersihan. Pihaknya mengerahkan empat unit kendaraan penyapu jalan otomatis (road sweeper), satu unit truk sampah jenis compactor besar, tiga unit truk sampah jenis typer, dan tiga unit pikup pengawas kebersihan kota.

Pelajar menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Layang Slipi, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Pelajar menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi ketika melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Layang Slipi, Jakarta, Rabu (25/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Untuk diketahui, ratusan pelajar dari SMA, SMK, hingga STM turun ke jalan pada Rabu (25/9). Mereka tegabung dalam seruan STM melawan. Mereka bahkan terlibat bentrok dan menyerang aparat kepolisian dengan batu.

Selain itu mereka juga melakukan blokade sebagian jalan layang Slipi, Jakarta Barat. Mereka ramai-ramai meneriakkan yel-yel menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP. Berbagai poster dipampangkan di depan barisan anggota Brimob. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala SMK di Depok Bantah Pelajarnya Ikutan Aksi di Gedung DPR

Kepala SMK di Depok Bantah Pelajarnya Ikutan Aksi di Gedung DPR

Jabar | Kamis, 26 September 2019 | 14:45 WIB

Pelajar Demo di DPR Rusuh, Anies: Jangan Sampai Ada Anak yang Hilang

Pelajar Demo di DPR Rusuh, Anies: Jangan Sampai Ada Anak yang Hilang

News | Kamis, 26 September 2019 | 14:12 WIB

Kepsek SMK Tangerang soal Demo STM: Jika Ada Siswa Mati, Kita yang Repot

Kepsek SMK Tangerang soal Demo STM: Jika Ada Siswa Mati, Kita yang Repot

Banten | Kamis, 26 September 2019 | 13:55 WIB

Terkini

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB