Massa Aksi 'Solo Bergerak' Belum Datang, Polres Siagakan 1.300 Personel

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 15:41 WIB
Massa Aksi 'Solo Bergerak' Belum Datang, Polres Siagakan 1.300 Personel
Beberapa aparat berjaga di depan pagar kawat dipasang yang berada di area Gedung DPRD Kota Solo menantikan massa "Solo Begerak' pada Senin (30/9/2019). [Suara.com/Ari Purnomo]

Suara.com - Polresta Solo menyiagakan sedikitnya 1.300 personel untuk mengamankan aksi "Solo Bergerak" di depan kantor DPRD Solo, Senin (30/9/2019). Selain aparat dari Polresta Solo, petugas pengamanan juga dari unsur TNI, Satpol PP dan juga dari Polres di eks Karesidenan Surakarta.

Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai menyampaikan untuk pengamanan yang dilakukan kali ini sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Kami terjunkan 1.300 personel gabungan, untuk pengamanan sesuai SOP dan tidak ada yang membawa senjata," katanya kepada Suara.com ditemui di lokasi.

Ditanya mengenai jumlah massa yang akan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD, Andy mengaku belum mengetahuinya. Namun dia hanya memastikan aksi massa hanya diperbolehkan hingga pukul 18.00 WIB.

"Kalau jumlahnya kami belum tahu pastinya. Tapi sesuai dengan aturan yang ada, aksi hanya diperbolehkan sampai pukul 18.00 WIB saja. Nanti menjelang pukul 18.00 WIB nanti akan kami sampaikan," ucapnya.

Sementara itu, dari pantauan Suara.com di lokasi, hingga pukul 15.00 WIB aksi unjuk rasa belum dimulai. Seperti yang ada di surat edaran, aksi akan dimulai sekira pukul 14.00 WIB.

Tetapi, sejumlah peserta aksi sudah berdatangan di sekitar gedung DPRD Solo.

Sejumlah personel gabungan juga sudah bersiaga di depan gedung DPRD Solo. Selain itu, kawat berduri juga sudah di pasang di depan pintu masuk gedung DPRD Solo. Kawat berduri ini untuk mengantisipasi dan menghalau agar massa tidak menerobos masuk ke gedung DPRD.

Kontributor : Ari Purnomo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabungan Mahasiswa dan Pelajar Bandung Gelar Aksi, 8 Tuntutan Disuarakan

Gabungan Mahasiswa dan Pelajar Bandung Gelar Aksi, 8 Tuntutan Disuarakan

Jabar | Senin, 30 September 2019 | 15:34 WIB

Tuntutan Tak Didengar, Ratusan Mahasiswa Merangsek Masuk ke DPRD NTB

Tuntutan Tak Didengar, Ratusan Mahasiswa Merangsek Masuk ke DPRD NTB

News | Senin, 30 September 2019 | 15:25 WIB

Ikut Aksi Gejayan Memanggil 2, Mahasiswi: Demi Negara Aku Rela

Ikut Aksi Gejayan Memanggil 2, Mahasiswi: Demi Negara Aku Rela

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 12:20 WIB

Tagar #GejayanMemanggil2 Trending Topic, 9 Tuntutan Ini Disuarakan

Tagar #GejayanMemanggil2 Trending Topic, 9 Tuntutan Ini Disuarakan

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 09:22 WIB

Terkini

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:54 WIB

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:50 WIB

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:30 WIB

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:14 WIB

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:09 WIB

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:53 WIB

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB