Kepala BNPB: Isu Gempa Besar dan Tsunami Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 02 Oktober 2019 | 22:11 WIB
Kepala BNPB: Isu Gempa Besar dan Tsunami Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan
Kepala BNPB, Doni Monardo usai meninjau rumah rusak akibat gempa di Kampung Karoyak, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (03/08/2019). (Suara.com/Yandhi Deslatama)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, isu gempa besar dan tsunami di wilayah Ambon, Teluk Piru dan Saparua yang beredar di media sosial tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Donny menegaskan, selama ini belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan bencana alam gempa bakal terjadi.

"Berita mengatakan akan ada gempa adalah sebuah isu yang sangat tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Donny di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2019).

"Belum ada satu pun teknologi di dunia ini, termasuk negara maju sekali pun, yang dapat memprediksi kapan akan terjadi gempa," sambungnya.

Dengan demikian, Donny menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat di Maluku untuk tetap tenang.

Di samping itu, ia juga menyarankan kepada masyarakat agar bisa mempersiapkan segala sesuatu sebelum tidur agar bisa dalam kondisi siap ketika bencana itu datang.

"Jadi kepada kawan-kawan masyarakat Maluku, jangan khawatir dengan itu, yang penting adalah ketika tidur tentu sebelum istirahat harus memperhitungkan segala kemungkinan terjadi," ujarnya.

Selain itu, Donny juga mengingatkan kepada maayarakat Maluku untuk bisa memanfaatkan alat-alat tradisional agar bisa menyampaikan peringatan datangnya bencana.

Ia mencontohkan, hal itu seperti dilakukan oleh masyarakat yang berada di wilayah Maluku. Sebelum tidur, banyak masyarakat yang mengumpulkan kaleng.

baca juga

"Untuk apa? kaleng ini ditumpuk disusun beberapa lapis kemudian diletakkan di dekat tempat tidur, atau di dekat kepala," tuturnya.

"Di bawahnya misal tidak ada lapisan lain kecuali mungkin semen, atau keramik. Lantai polos jangan dialas sehingga kalau ada getaran, getaran yang bersumber dari gempa, otomatis kaleng ini akan jatuh," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar

Kepala BNPB: 40 Ribu Hektare Lahan Gambut di Riau Terbakar

News | Sabtu, 14 September 2019 | 17:16 WIB

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BNPB Akan Buat Hujan Buatan

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BNPB Akan Buat Hujan Buatan

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 00:10 WIB

Berjasa Kepada Pers, IJTI Berikan Penghargaan Kepada Almarhum Sutopo

Berjasa Kepada Pers, IJTI Berikan Penghargaan Kepada Almarhum Sutopo

Foto | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:00 WIB

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Ini Daerah yang Direkomendasikan Kepala BNPB

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Ini Daerah yang Direkomendasikan Kepala BNPB

Jatim | Selasa, 30 April 2019 | 12:14 WIB

Kepala BNPB: Ongkos Pemadaman Kebakaran Hutan di Sumsel Rp 1 Triliun

Kepala BNPB: Ongkos Pemadaman Kebakaran Hutan di Sumsel Rp 1 Triliun

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 06:30 WIB

Menteri PUPR Dampingi Wapres JK Tinjau Penanganan Banjir Sulsel

Menteri PUPR Dampingi Wapres JK Tinjau Penanganan Banjir Sulsel

Bisnis | Senin, 28 Januari 2019 | 05:21 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×