Mahfud MD: Papua Ada Benih-benih Separatis Peninggalan Penjajah Belanda

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 03 Oktober 2019 | 18:58 WIB
Mahfud  MD: Papua Ada Benih-benih Separatis Peninggalan Penjajah Belanda
Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD (kenakan batik cokelat). (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD menilai persoalan di Papua harus diselesaikan secara bijaksana. Sebab, ada benih-benih separatis yang ditinggalkan di masa penjajahan Belanda yang hendak mengikis kesetiaan bangsa Papua terhadap Indonesia.

Hal itu dikatakan Mahfud usai bertemu Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno dalam rangka membahas terkait persoalan Papua, di Wisma Menhan, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Mahfud lantas mengatakan bahwasanya penyelesaian persoalan Papua harus dilakukan secara bijaksana.

"Menyelesaikan Papua harus bijak, karena memang di Papua itu ada benih-benih separatis yang ditinggalkan oleh penjajah Belanda dulu yang selalu berusaha menggerogoti kesetiaan nasional saudara-saudara kita di Papua," kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu adanya benih-benih separatis tersebut tidak lepas lantaran adanya pihak asing yang ingin mengincar Papua dengan segala kelebihan yang dimiliki Bumi Cendrawasih.

"Mengapa? Karena banyak bangsa-bangsa dan negara lain yang sebenarnya mengincar Papua. Sehingga di sana selalu ada yang mempengaruhi adanya gerakan separatis," ungkapnya.

Kendati begitu, Mahfud meyakini bahwasanya masih banyak bangsa Papua memiliki rasa kesetiaan kepada Indonesia. Sehingga, kata Mahfud, penyelesaian persoalan Papua tetap harus berada di dalam koridor dan tidak hanya semata-mata melalui pendekatan ekonomi.

"Jangan hanya ekonomi tapi pendekatan kultural, keagamaan, spiritual, dan sebagainya supaya dilakukan secara seimbang. Sehingga, di Papua akan terjadi lagi, akan timbul lagi keseimbangan, keamanan, dan kenyamanan, itu tadi pesan dari tokoh bangsa kita Bapak Try Sutrisno," ucap Mahfud.

Senada dengan itu, Try Sutrisno pun mengajak semua pihak turut bersama-sama menyelesaikan persoalan di Papua.

baca juga

Dia menegaskan bahwasanya orang-orang Papua merupakan saudara sebangsa dan tetap menjadi bagian dari NKRI.

"Kami tetap tanamkan dalam hati bahwa Papua saudara kita, sama dengan kita. Papua sudah merdeka, Papua adalah NKRI," kata Try Sutrisno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

Dokter-dokter di Papua Jawab Isu Soal Keamanan, Apa Kata Mereka?

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:28 WIB

Warga Papua: Pemerintah Tak Adil Tangani antara Pengungsi Wamena dan Nduga

Warga Papua: Pemerintah Tak Adil Tangani antara Pengungsi Wamena dan Nduga

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:40 WIB

Mantan Kapolda Papua Kunjungi Wanena dan Korban Kerusuhan

Mantan Kapolda Papua Kunjungi Wanena dan Korban Kerusuhan

Your Say | Kamis, 03 Oktober 2019 | 10:07 WIB

Desak Jokowi Tarik Pasukan di Papua, Menhan: Benny Wenda Bukan WNI Lagi

Desak Jokowi Tarik Pasukan di Papua, Menhan: Benny Wenda Bukan WNI Lagi

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 17:06 WIB

Mensos Akan Berikan Dana Stimulan pada Pemilik Usaha di Wamena

Mensos Akan Berikan Dana Stimulan pada Pemilik Usaha di Wamena

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:37 WIB

Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa

Cerita Mahfud MD Bahas UU KPK dengan Jokowi: Sambil Tertawa-tawa

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:15 WIB

BEM Nusantara Pilih Judicial Review, Ini Reaksi Mahfud MD

BEM Nusantara Pilih Judicial Review, Ini Reaksi Mahfud MD

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 16:12 WIB

Terkini

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

×