PDIP Kecewa Sampul Majalah Australia Jokowi 'Bloody Hands' Muncul Lagi

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 09 Oktober 2019 | 05:46 WIB
PDIP Kecewa Sampul Majalah Australia Jokowi 'Bloody Hands' Muncul Lagi
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Istana Kepresidenan)

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menaungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kadernya menyayangkan kebijakan redaksi media Australia, The Courier Mail yang menampilkan ilustrasi Jokowi dengan tangan bersimbah darah di cover majalahnya.

Meski demikian, PDIP berharap hubungan antar negara Indonesia dengan Australia tetap baik.

Ilustrasi tersebut sebenarnya dibuat oleh The Courier Mail pada Mei 2015 dengan konteks protes keras atas eksekusi mati terhadap dua warga negara Australia, duo Bali Nine yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Namun sejumlah akun di media sosial mengkaitkan ilustrasi itu dengan narasi kerusuhan seperti di Papua dan aksi demonstrasi mahasiswa di DPR RI.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga pernah menemukan peristiwa serupa saat situasi politik pasca-pemilu presiden sedang memanas 22-24 Mei 2019 lalu.

Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto berharap ilustrasi yang kembali ramai di media sosial itu tidak menganggu hubungan diplomasi yang selama ini terbangun baik antara Indonesia dan Australia.

"Ya di antara hubungan dengan negara tetangga sebaiknya saling menghormati. Tidak boleh ada sebuah upaya atau komunikasi politik yang mengganggu persahabatan kedua negara," kata Hasto Kristiyanto saat ditemui di Pondok Pesantren Al Tsafaqah di Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

PDIP menyerahkan tugas ini sepenuhnya kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menjaga hubungan baik dengan Australia.

"Sehingga tidak ada hal-hal yang kurang tepat diplomasi negara tetangga, kami percayakan kepada Menteri Luar Negeri kita Ibu Retno," kata Hasto.

baca juga

Diketahui, The Courier Mail pernah membuat satu majalah edisi spesial dengan sampul ilustrasi foto Jokowi yang tengah mengenakan jas kepresidenan sambil melambaikan tangan yang berlumuran darah dan dilengkapi tulisan headline "BLOODY HANDS".

Hal itu dibuat The Courier Mail sebagai bentuk protes keras atas eksekusi mati terhadap dua warga negara Australia, duo Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua PBNU: Jokowi - Ma'ruf Simbol Kemenangan Nasionalis - Santri

Ketua PBNU: Jokowi - Ma'ruf Simbol Kemenangan Nasionalis - Santri

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 23:36 WIB

Said Aqil: Persahabatan NU dan PDIP Harus Dijaga

Said Aqil: Persahabatan NU dan PDIP Harus Dijaga

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 23:21 WIB

Indonesia dan Singapura Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Ini Rinciannya

Indonesia dan Singapura Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Ini Rinciannya

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 00:00 WIB

Partai Gerindra Akui Incar Kursi Menteri Pertanian Jokowi

Partai Gerindra Akui Incar Kursi Menteri Pertanian Jokowi

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 22:24 WIB

Gerindra Disebut Ditawarkan Masuk Kabinet, Ngabalin: Enggak Usah Lempar Isu

Gerindra Disebut Ditawarkan Masuk Kabinet, Ngabalin: Enggak Usah Lempar Isu

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 21:12 WIB

Jokowi Diingatkan Berpihak ke Rakyat dan Tak Takut Tekanan

Jokowi Diingatkan Berpihak ke Rakyat dan Tak Takut Tekanan

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:29 WIB

Perbaikan Draf UU KPK Typo Bakal Diserahkan DPR Sebelum Jokowi Dilantik

Perbaikan Draf UU KPK Typo Bakal Diserahkan DPR Sebelum Jokowi Dilantik

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 19:58 WIB

Terkini

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:41 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:39 WIB

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:35 WIB

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:32 WIB

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:28 WIB

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:21 WIB

×