Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:42 WIB
Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan
Presiden AS, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram terhadap serangan militer Turki terhadap pasukan Kurdi di Suriah. Dia menganggap serangan yang dilakukan Turki ini merusak apa yang telah dicapai Amerika.

Melalui cuitan yang diunggahnya pada Kamis(10/10/2019), Trump mengungkapkan ada tiga pilihan yang bisa Amerika lakukan terhadap serangan militer tersebut.

Segera setelah Trump memerintahkan pasukan AS ditarik keluar, Turki melancarkan serangannya. Turki melancarkan serangan militer terhadap pasukan Kurdi di Suriah timur laut.

"Kami mengalahkan 100% kekhalifahan ISIS dan tidak lagi memiliki pasukan di daerah yang diserang oleh Turki, di Suriah. Kami melakukan pekerjaan dengan sempurna! Sekarang Turki menyerang Kurdi, yang telah saling bertarung selama 200 tahun...." tulis @realDonaldTrump.

Donald Trump berharap dapat menengahi peperangan antara Turki dan pasukan Kurdi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram terhadap serangan militer Turki terhadap pasukan Kurdi di Suriah. (twitter @realDonaldTrump)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram terhadap serangan militer Turki terhadap pasukan Kurdi di Suriah. (twitter @realDonaldTrump)

"Kami memiliki satu dari tiga pilihan: Kirim ribuan pasukan dan menang secara militer, menyerang Turki sangat keras baik secara finansial dan dengan sanksi, atau melakukan mediasi kesepakatan antara Turki dan Kurdi!" kata Trump.

"Saya harap kita bisa menengahi," kata Trump ketika ditanya oleh wartawan di Gedung Putih tentang pilihan mana yang akan ditempuh.

"Turki tahu di mana aku berdiri," imbuhnya. Trump berpikir rakyat Amerika tidak ingin melihat militer AS dikirim kembali ke wilayah tersebut.

"Kami mungkin akan melakukan sesuatu yang sangat, sangat sulit sehubungan dengan sanksi dan hal-hal keuangan lainnya," kata Trump tanpa menjelaskan lebih lanjut.

baca juga

Sebagaimana dilaporan Aljazeera, pasukan AS ditarik dari Suriah setelah Donald Trump berbicara melalui telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu (6/10/2019).

Turki telah lama memandang pasukan Kurdi sebagai teroris. Mereka telah berulang kali mengancam melakukan serangan terhadap pejuang Kurdi di Suriah yang didukung AS.

Sebabnya, Ankara mengklaim ada hubungan antara pejuang Kurdi Suriah dengan gerilyawan Kurdi yang beroperasi di perbatasan Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 12:53 WIB

Trump Ingin Akhiri Perang Dagang

Trump Ingin Akhiri Perang Dagang

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 07:50 WIB

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki, Ankara Tetap Nekat Mau Serang Suriah

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki, Ankara Tetap Nekat Mau Serang Suriah

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:21 WIB

Terkini

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×