4 Orang Aksi Tutup Mulut di Depan Istana Negara, Tolak Prabowo Jadi Menteri

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:49 WIB
4 Orang Aksi Tutup Mulut di Depan Istana Negara, Tolak Prabowo Jadi Menteri
Empat orang yang mengatasnamakan kelompok Aktivis 98 Menolak menggelar demonstrasi di Taman Pandang, depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019) sore. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Empat orang yang mengatasnamakan kelompok Aktivis 98 Menolak menggelar demonstrasi di Taman Pandang, depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019) sore.

Pantauan Suara.com, mereka menggelar aksi sekitar pukul 15.15 WIB di depan Istana dengan melakukan aksi tutup mulut menggunakan masker.

Koordinator aksi Aznil Tan mengatakan, tujuan mereka melakukan aksi adalah untuk menolak wacana Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masuk kabinet Indonesia Kerja.

"Ini adalah bentuk penolakan relawan aktivis 1998 atas masuknya Gerindra dalam koalisi Jokowi - Maruf," kata Aznil Tan di lokasi, Selasa (22/10/2019).

Mereka beralasan, Prabowo Subianto merupakan salah satu terduga pelanggar HAM berat yang bertanggungjawab atas korban demokrasi 1998 tidak pantas masuk ke dalam kabinet Indonesia Kerja.

"Kami sejak dulu telah berkomitmen di dalam pemerintahan itu, pemerintahan Jokowi atau pemerintahan siapa pun, harus ,melawan orang-orang yang melanggar HAM," tegasnya.

Untuk diketahui, Jokowi telah mengundang Partai Gerindra yang dihadiri langsung oleh Ketua Umumnya Prabowo Subianto dan Waketum Edhy Prabowo ke Istana Negara terkait pembentukan Kabinet Menteri Indonesia Kerja pada Senin (21/10/2019) kemarin.

Prabowo datang sekitar pukul 16.15 WIB dengan menggunakan kemeja putih sama seperti calon menteri yang datang sebelumnya. Mereka bertemu di Istana Negara sekitar satu jam.

Prabowo mengaku siap untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam kabinet dengan fokus kerja di bidang pertahanan.

baca juga

"Saya beliau izinkan untuk menyampaikan bahwa saya diminta beliau di bidang pertahanan," kata Prabowo Subianto di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Juliari Batubara, dari Bisnis Pelumas Jadi Menteri Jokowi

Profil Juliari Batubara, dari Bisnis Pelumas Jadi Menteri Jokowi

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:28 WIB

LIPI: Kalau Jadi Menhan, Prabowo Bisa Jadi Gantikan Presiden

LIPI: Kalau Jadi Menhan, Prabowo Bisa Jadi Gantikan Presiden

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:12 WIB

Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja

Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:06 WIB

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:47 WIB

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:37 WIB

Airlangga Berpeluang Jadi Menko Perekonomian, Begini Kata Pengamat

Airlangga Berpeluang Jadi Menko Perekonomian, Begini Kata Pengamat

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Terkini

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 11:13 WIB

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:12 WIB

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

×