Detik-detik Pedagang Sayur Keliling Disiram Air Keras di Jakarta Barat

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 10:08 WIB
Detik-detik Pedagang Sayur Keliling Disiram Air Keras di Jakarta Barat
Sarinah korban penyiraman air keras di Jakarta Barat. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Seorang pedagang sayur keliling, Sakinah menceritakan kronologi detik-detik saat dirinya menjadi korban teror siraman air kimia atau air keras di Jakarta Barat. Perempuan 56 tahun itu adalah korban kedua yang terkena siraman oleh pelaku misterius.

Kepada Suara.com, Sakinah bercerita, insiden itu terjadi pada Jumat (8/11/2019). Saat itu ia berangkat dari rumahnya di Gang Haji Taat No 15 S RT 011/ RW006, Meruya Utara, Jakarta Barat dengan perasaan biasa seperti hari-hari sebelumnya.

"Saya berangkat itu sekitar jam setengah 5 sore, karena kalau siang panas, gak kuat. Kalau pagi biasa buka lapak sayur di komplek depan sini deket kelurahan, kalau sore saya keliling ke kampung-kampung," kata Sakinah di rumahnya, Selasa (12/11/2019).

Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, Sakinah tak menyangka ada seseorang yang menyiramkan air ke kepala bagian kanannya di Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Jakarta Barat.

"Saya itu jalan dorong gerobak ini namanya tukang sayur, saya jalan pelan-pelan, langsung disiram air, saya kira air dari atas, aku lihat ke atas enggak lihat, ke samping. Karena orang enggak hujan kok ada air, kurang lebih jam 7 malem, lagi mau pulang ke rumah dari keliling, kejadiannya di sini di depan sini, dekat pos kompleks itu, di dalam kompleks," jelasnya.

Seorang pedagang sayur keliling bernama Sarinah korban penyiraman air keras di Jakarta Barat. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Seorang pedagang sayur keliling bernama Sarinah korban penyiraman air keras di Jakarta Barat. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Mulanya, Sakinah tak tahu jenis cairan apa yang mendarat di bagian kepalanya itu. Tak lama berselang, leher kanan belakang dan kepala bagian kanannya lecet seperti luka bakar.

"Saya kan lihat atas terus saya nanya mbak Yat, ini aku disiram air orang kok lama-lama panas, langsung saya dibawa ke dokter Yuli dekat sini," katanya.

Saat ditanya mengenai ciri-ciri pelaku, Sakinah mengaku tidak terlalu mengamati karena dirinya sudah merasa kesakitan.

"Disiram orang naik motor, bajunya kayaknya merah, sendirian pelakunya, cowok sepertinya, itu saja, lengkapnya enggak tahu soalnya saya lihat ke atas," kata Sakinah.

Akibatnya insiden penyiraman air keras itu, pedagang sayur yang sudah berkeliling Meruya selama 25 tahun itu harus dilarikan ke rumah sakit. Setelah dirawat itulah, Sakinah baru mengetahui ternyata air tersebut adalah air kimia.

"Kata dokter ini katanya kayaknya ada air kimia, sama dokternya dikasih pembersih obat. Polisi udah ke sini habis ke klinik langsung dibawa ke rumah sakit Kembangan langsung cuma visum," imbuh Sakinah.

Diketahui, Sakinah menjadi korban kedua teror penyiraman air keras. Kejadian sama sama juga menimpa dua siswi SMP di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Selasa (5/11/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 2 Siswi SMP, Tukang Sayur Disiram Air Keras Sepulang Dagang

Setelah 2 Siswi SMP, Tukang Sayur Disiram Air Keras Sepulang Dagang

News | Senin, 11 November 2019 | 21:03 WIB

Dicecar Polisi 20 Pertanyaan, Dewi Tanjung: Saya Gak Kenal Pak Novel

Dicecar Polisi 20 Pertanyaan, Dewi Tanjung: Saya Gak Kenal Pak Novel

News | Senin, 11 November 2019 | 19:20 WIB

Tuduh Novel Rekayasa Kasus, Dewi Tanjung Diperiksa Polisi Hari Ini

Tuduh Novel Rekayasa Kasus, Dewi Tanjung Diperiksa Polisi Hari Ini

News | Senin, 11 November 2019 | 16:27 WIB

Dewi Tanjung Laporkan Novel Baswedan Disebut Hanya Cari Sensasi

Dewi Tanjung Laporkan Novel Baswedan Disebut Hanya Cari Sensasi

News | Minggu, 10 November 2019 | 07:24 WIB

Novel Baswedan: Saya Khawatir Dewi Tanjung Cuma Ngerjain Polisi

Novel Baswedan: Saya Khawatir Dewi Tanjung Cuma Ngerjain Polisi

News | Sabtu, 09 November 2019 | 19:57 WIB

Haris Azhar: Novel Tak Mau Pusing Tuduhan Hoaks Dewi Tanjung

Haris Azhar: Novel Tak Mau Pusing Tuduhan Hoaks Dewi Tanjung

News | Sabtu, 09 November 2019 | 17:42 WIB

Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani

Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani

News | Sabtu, 09 November 2019 | 17:09 WIB

Terkini

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB