Kenang Korban Tewas Ditabrak Bawa Skuter, Ibu Korban: Mereka Akrab Banget

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Kenang Korban Tewas Ditabrak Bawa Skuter, Ibu Korban: Mereka Akrab Banget
Keluarga Wisnu (19), korban tewas insiden mobil tabrak skuter listrik tak ingin kasus tersebut berakhir damai. Sebagai Ibu Korban, Muhimah menginginkan kasus ini diusut tuntas melalui jalur hukum. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Muhimah juga menyebut Wisnu kerap bermain ke rumah Ammar.

Suara.com - Wisnu (18) dan Ammar (18) menjadi korban tewas karena kejadian mobil menabrak penyewa skuter listrik di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019). Keluarga Wisnu menyebut Wisnu dan Ammar adalah sahabat yang sangat dekat.

Ibu Wisnu, Muhimah (47) menyebut anaknya merupakan teman sekolah Wisnu di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 31 Kayu Manis, Jakarta Timur. Ia bahkan menyebut, sejak keduanya berteman, Ammar dan Wisnu sangat sering bersama sampai makan dan minum juga bersama.

"Ammar dan Wisnu itu akrab banget, sudah kayak semakan seminum deh," ujar Muhimah di rumahnya, Jalan Asrama Polri, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019).

Muhimah juga menyebut Wisnu kerap bermain ke rumah Ammar. Bahkan sering kali setiap malam minggu Wisnu bermalam di rumah Ammar bersama lima temannya yang empat di antaranya menjadi korban insiden itu.

"Sering main, malem minggu, makan, ngumpul di rumah Ammar, sampe nginep juga. Sering bilang nginep di rumah Ammar yaudah kita bolehin," jelasnya.

Ia juga mengenang ketika Wisnu hendak pergi berwisata ke gunung dan tak ia izinkan. Saat itu Ammar meyakinkannya dan ayahnya agar Wisnu diperbolehkan.

"Ammar sampai ke rumah bilang 'enggak apa-apa teman Ammar profesional, sering naik gunung'. Ya kita kan takut tapi ya sudah akhirnya pergi juga tuh," tuturnya.

Kekinian, Wisnu dan Ammar telah wafat setelah sempat dilarikan ke rumah sakit Mintohardjo. Ammar dinyatakan tak bernyawa setelah tak lama dirawat di UGD dan Wisnu yang sempat ditangani sampai ICU merenggang nyawa pada Selasa (12/11/2019).

Keduanya disebut menderita pendarahan di tubuh bagian dalam dan cedera parah di bagian luar.

Sebelumnya, kejadian mobil sedan yang dikendarai DH menabrak skuter berujung pada tewasnya dua orang bernama Wisnu dan Ammar. Keduanya sedang mengendarai skuter bersama empat temannya di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat pada Minggu (10/11/2019) dini hari.

Selain menewaskan dua orang, ada juga korban luka-luka karena kejadian itu. Sementara pihak keluarga Wisnu meminta agar kasus ini diusut tuntas melalui jalur hukum.

Kekinian, DH telah ditetapkan sebagai tersangka. Petugas kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap DH. Pelaku disangkakan Pasal 310 juncto Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS