Sempat Setel Video Syur, Bus China TransJakarta Kembali Mengaspal

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 15 November 2019 | 14:26 WIB
Sempat Setel Video Syur, Bus China TransJakarta Kembali Mengaspal
Bus Transjakarta. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Sebanyak 59 bus TransJakarta merk Zhongtong milik Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) kembali mengaspal. Sebelumnya bus pabrikan China ini sempat dilarang beroperasi atau dikandangkan karena menayangkan video vulgar.

Hal ini dipastikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Agung Wicaksono. Ia menyebut selama dikandangkan, 59 bus itu diperiksa soal kasus itu. Hasilnya, kata Agung, 59 bus itu sudah siap kembali mengaspal.

"Sudah diperiksa semua. Dinyatakan sudah siap dijalankan," ujar Agung saat dihubungi, Jumat (15/11/2019).

Agung menjelaskan, sebelum beroperasi kembali, PPD selaku operator telah memenuhi semua unsur untuk kembali beroperasi. Pengoperasian armada ini, kata Agung, untuk memenuhi kebutuhan para pengguna TransJakarta.

"Operator telah diberikan sanksi dan menindaklanjuti seluruh yang diperintahkan, maka kebutuhan untuk pelayanan pelanggan yang diutamakan," jelasnya.

Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui jumlah bus Zhongtong yang kembali mengaspal. Ia mengaku masih menunggu laporan operasional dari petugasnya.

Selain itu, agar kejadian serupa tak terulang, ia ingin agar seluruh operator bus mematuhi kontrak yang ditetapkan. Kontrak yang berkaitan dengan kasus ini adalah soal penayangan iklan di bus.

"Sudah ditegaskan dalam kontrak; satu, iklan hanya satu pintu semuanya melalui TransJakarta. Dua, sementara ini seluruh operator dilarang menyalakan iklan. Tiga, TransJakarta yang akan menyeleksi seluruh konten iklan," pungkasnya.

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menindaklanjuti soal pemutaran iklan vulgar di bus TransJakarta. Sebanyak 59 bus merk pabrikan China, Zhontong, tidak boleh beroperasi atau dikandangkan.

baca juga

Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama TransJakarta, Agung Wicaksono. Ia menyebut setelah video soal kejadian itu viral di media sosial, pihaknya langsung menjalin komunikasi dengan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) selaku operator bus. Menurutnya pengandangan bus itu sudah menjadi konsekuensi.

"Konsekuensinya langsung kita terapkan, esok harinya seluruh armada itu kita setop dari rencana operasi," ujar Agung di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iklan Vulgar Tayang di Bus, Dirut Transjakarta Sebut Bawaan Zhongtong

Iklan Vulgar Tayang di Bus, Dirut Transjakarta Sebut Bawaan Zhongtong

News | Kamis, 14 November 2019 | 19:53 WIB

Tayangkan Iklan Vulgar, 59 Bus TransJakarta dari Zhongtong Dikandangkan

Tayangkan Iklan Vulgar, 59 Bus TransJakarta dari Zhongtong Dikandangkan

News | Kamis, 14 November 2019 | 18:18 WIB

Putar Video Vulgar di Dalam Bus, Ini Penjelasan TransJakarta

Putar Video Vulgar di Dalam Bus, Ini Penjelasan TransJakarta

News | Rabu, 13 November 2019 | 06:17 WIB

Hindari Razia Polisi, Pemotor Ini Tabrak Bus TransJakarta

Hindari Razia Polisi, Pemotor Ini Tabrak Bus TransJakarta

News | Jum'at, 01 November 2019 | 14:09 WIB

Ganti Busway Bobrok, Pemprov DKI Siapkan 100 Bus Listrik Tahun Depan

Ganti Busway Bobrok, Pemprov DKI Siapkan 100 Bus Listrik Tahun Depan

News | Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:41 WIB

Terkini

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Batam | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

×