Sejak 2010, Doktrin Kelompok Radikalis Kanan Pelaku Teror adalah Polisi

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 16 November 2019 | 13:51 WIB
Sejak 2010, Doktrin Kelompok Radikalis Kanan Pelaku Teror adalah Polisi
Personel penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memeriksa sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri yang terparkir di depan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11). [ANTARA FOTO/Septianda]

Suara.com - M Zaki Mubarak, pengamat gerakan Islam dari Universitas Islam Negeri Jakarta, mengungkapkan sejak tahun 2010 lebih dari 70 persen serangan teroris radikalis kanan menyasar aparat polisi ataupun kantor-kantor korps Bhayangkara.

Hal ini dikatakan Zaki dalam diskusi bertajuk "Mengapa Teror Pada Polisi Terjadi Lagi" di Kedai Sirih Merah, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

"Sejak 2010 itu lebih dari 70 persen serangan teroris itu memahami memang menyasar aparat polisi atau kantor-kantor polisi. Lebih dari 70 persen ya. Hanya sedikit sekali tempat ibadat, gereja dan lain-lain," ujar Zaki.

Karena itu, kata Zaki, dirinya tak terkejut terhadap adanya bom bunuh diri yang menyasar target aparat kepolisian di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

Sebab, sambung Zaki,  doktrin kelompok teroris kekinian adalah menyasar aparat kepolisian.

"Ada doktrin yang sangat jelas, kurang lebih 10 tahun terakhir di kalangan jihadis. Mereka menyatakan bahwa sasaran utama adalah aparat berbaju cokelat," ucap dia.

Zaki mencontohkan aksi teror bom bunuh diri di Masjid Adz Dzikro Kompleks Mapolresta Cirebon pada Jumat (15/4/2011) silam dengan pelaku Muhammad Syarif. Menurut dia, polisi yang menjadi target, bukan masjid.

Kemudian juga penyerangan terhadap anggota Polsek Wonokromo, Surabaya dan terbaru bom bunuh diri Mapolrestabes Medan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Bunuh Diri di Medan, JK: Orang Bisa Mempelajarinya dari Internet

Bom Bunuh Diri di Medan, JK: Orang Bisa Mempelajarinya dari Internet

Jogja | Jum'at, 15 November 2019 | 18:37 WIB

Perakitan Bom Bunuh Diri di Medan Dilakukan di Hutan Bakau

Perakitan Bom Bunuh Diri di Medan Dilakukan di Hutan Bakau

News | Jum'at, 15 November 2019 | 17:00 WIB

19 Teroris Ditangkap Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

19 Teroris Ditangkap Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 16:38 WIB

Kasus Teror Bom di Medan, Maruf Minta RT/RW Dilibatkan Tangkal Radikalisme

Kasus Teror Bom di Medan, Maruf Minta RT/RW Dilibatkan Tangkal Radikalisme

News | Jum'at, 15 November 2019 | 15:27 WIB

Gara-gara Bom Bunuh Diri, Daftar Jadi Sopir Ojek Online Bakal Diperketat

Gara-gara Bom Bunuh Diri, Daftar Jadi Sopir Ojek Online Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 17:37 WIB

Fahri Hamzah ke Mahfud MD: Pelaku Teror Jangan Disembunyikan atau Dibunuh

Fahri Hamzah ke Mahfud MD: Pelaku Teror Jangan Disembunyikan atau Dibunuh

News | Sabtu, 16 November 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Kencangkan Kulit Usia 50 Tahun

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

×