Arie Gumilar Labeli Ahok Residivis, Guntur Romli: Harus Dijatuhi Sanksi!

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 18 November 2019 | 11:09 WIB
Arie Gumilar Labeli Ahok Residivis, Guntur Romli: Harus Dijatuhi Sanksi!
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menganggap Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar bisa dijatuhi sanksi oleh setingkat menteri BUMN serta direksi Pertamina. Pasalnya, Guntur Romli melihat ada upaya penghasutan yang dilakukan oleh Arief terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pria yang akrab disapa Gun Romli tersebut melihat sebuah video yang beredar di media sosial Twitter. Dalam video itu tampak Arie melakukan provokasi terkait dengan isu Ahok yang akan menjabat sebagai pimpinan di PT Pertamina (Persero).

Padahal, kata dia, bergabungnya Ahok dalam PT Pertamina masih menjadi kabar burung yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Pidato orang itu tidak menunjukkan seorang pegawai BUMN yang profesional, tapi lebih terkesan sebagai provokator yang reaktif pada informasi yang belum valid dan detail," kata Gun Romli kepada SUARA.COM, Senin (18/11/2019).

"Namun Ketua Serikat Pekerja Pertamina itu sudah melakukan gerakan penolakan yang menghasut, mulai dari meme, spanduk, demo dan pertemuan yang harusnya tidak dilakukan oleh pegawai yang menjunjung tinggi profesionalitas," sambungnya.

Kemudian Gun Romli juga menekankan kepada diksi residivis yang digunakan Arie kepada Ahok. Menurutnya, penggunaan diksi tersebut malah membunuh karakter Ahok.

"Karena istilah residivis hanya bisa digunakan pada 'pejahat kambuhan' yang dihukum atas kasus kejahatan yang berkali-kali," ujarnya.

"Contohnya Rizieq Shihab bisa disebut residivis karena sudah dua kali di penjara untuk jenis kasus kejahatan yang sama," sambungnya.

Terkait hal itu, Gun Romli meminta kepada menteri BUMN dan direksi Pertamina untuk memberikan sanksi kepada Arie lantaran telah melakukan provokasi.

baca juga

"Harus memanggil orang itu dan menjatuhkan sanksi karena membuat gaduh, menghasut dan melakukan pembunuhan karakter berdasarkan informasi yang belum valid," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok, Gun Romli: Sudah Terpapar Radikalisme

Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok, Gun Romli: Sudah Terpapar Radikalisme

News | Jum'at, 15 November 2019 | 20:28 WIB

Rizieq Shihab Disamakan dengan TKI, Ketua HRS Center Naik Darah

Rizieq Shihab Disamakan dengan TKI, Ketua HRS Center Naik Darah

News | Jum'at, 15 November 2019 | 12:46 WIB

Driver Ojol Protes Larangan Masuk Area, PSI Kasih Pembelaan

Driver Ojol Protes Larangan Masuk Area, PSI Kasih Pembelaan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 13:12 WIB

Hobi Marah-marah, Ahok Disebut Cocok Jadi Dirut PLN atau Pertamina

Hobi Marah-marah, Ahok Disebut Cocok Jadi Dirut PLN atau Pertamina

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 08:50 WIB

Politikus PSI: Pembom Bunuh Diri di Medan Mati dalam Kondisi Hina

Politikus PSI: Pembom Bunuh Diri di Medan Mati dalam Kondisi Hina

News | Rabu, 13 November 2019 | 10:29 WIB

Politikus PSI Kecam Aksi Pembubaran Upacara Ritual Odalan di Bantul

Politikus PSI Kecam Aksi Pembubaran Upacara Ritual Odalan di Bantul

Jogja | Rabu, 13 November 2019 | 08:18 WIB

KPK Panggil Anak Menkumham Yasonna Laoly dan 4 Berita Lainnya

KPK Panggil Anak Menkumham Yasonna Laoly dan 4 Berita Lainnya

News | Rabu, 13 November 2019 | 08:40 WIB

Salam Lintas Agama Jadi Soal, PSI: Penebar Kecurigaan, Pindah ke Arab Saja

Salam Lintas Agama Jadi Soal, PSI: Penebar Kecurigaan, Pindah ke Arab Saja

News | Selasa, 12 November 2019 | 10:01 WIB

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

Rumor Ahok dan Antasari jadi Dewas KPK, Maruf: Bunyi-bunyinya Begitu

News | Jum'at, 08 November 2019 | 14:45 WIB

Jokowi Sentil Surya Paloh, Politikus PSI: Ini Sindiran Keras

Jokowi Sentil Surya Paloh, Politikus PSI: Ini Sindiran Keras

News | Jum'at, 08 November 2019 | 07:30 WIB

Terkini

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

×