Bekas Rumah Adolf Hitler Bakal Dirombak Jadi Markas Polisi

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 15:48 WIB
Bekas Rumah Adolf Hitler Bakal Dirombak Jadi Markas Polisi
Sebuah batu prasasti tampak berada di depan rumah tempat kelahiran pemimpin Nazi terkemuka di dunia, Adolf Hitler, di Braunau Am Inn, Austria [AFP/Joe Klamar]

Suara.com - Pemerintah Austria mengumumkan bekas rumah Adolf Hitler bakal dialihfungsikan menjadi kantor polisi. Bangunan itu sempat ditempati diktator NAZI tersebut semasa kecil.

Disadur dari laman dw.com, Rabu (20/11/2012), keputusan tersebut dikeluarkan setelah sengketa hukum atas bangunan tersebut yang melibatkan pemerintah dan pemilik rumah usai.

Pada awal tahun 2017, pemerintah Austria mengambil alih bangunan yang berlokasi di kawasan Braunau am Inn tersebut dari pemilik aslinya hingga memicu pertentangan hukum.

Proses hukum akhirnya selesai pada Agustus lalu, di mana pemerintah harus membayar kompensasi sebesar Rp 12,6 miliar untuk memenangkannya.

Setelah mendapat kuasa akan bekas rumah Hitler, Kementerian Dalam Negeri Austria mengaku dalam waktu dekat akan merenovasinya.

Tak tanggung-tanggung, pemerintah juga bakal mengadakan kompetisi arsitektur Uni Eropa untuk merombaknya. Pemenang kompetisi tersebut diumumkan pada awal 2020.

"Penggunaan rumah itu untuk polisi di masa depan harus memberikan sinyal yang jelas bahwa bangunan ini tidak akan pernah menjadi tempat untuk memperingati Nazisme," kata Menteri Dalam Negeri, Wolfgang Peschorn.

Hitler yang menewaskan lebih dari 50 juta orang dalam perang, lahir di sebuah apartemen Braunau am Inn pada 1889. Dia tinggal di bangunan itu selama beberapa bulan sebelum pindah ke Passau, Jerman.

Ketika Nazi berkuasa, tempat lahir Hitler sempat dijadikan pusat fasis. Namun pasca Perang Dunia II, rumah tersebut beralih fungsi menjadi perpustakaan, pusat perawatan bagi penyandang cacat serta sekolah teknik.

Sebelum menjadi sengketa, bekas rumah Hitler pun sempat disewa pemerintah selama bertahun-tahun supaya tidak disalahgunakan oleh kelompok Neo-Nazi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menengok Bungker Nazi di Jerman yang Akan Dijadikan Hotel Mewah

Menengok Bungker Nazi di Jerman yang Akan Dijadikan Hotel Mewah

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Bertaruh Nyawa Demi Hitler, Kisah Menyedihkan Taster Makanan Sang Fuhrer

Bertaruh Nyawa Demi Hitler, Kisah Menyedihkan Taster Makanan Sang Fuhrer

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 11:36 WIB

Jadi Ikon Wina, Inilah Hundertwasserhaus Si Apartemen Penuh Warna

Jadi Ikon Wina, Inilah Hundertwasserhaus Si Apartemen Penuh Warna

Lifestyle | Selasa, 10 September 2019 | 15:38 WIB

Mirip Lambang Nazi, Wahana Permainan di Jerman Ditutup

Mirip Lambang Nazi, Wahana Permainan di Jerman Ditutup

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:53 WIB

Terkini

Hakim Percepat Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Hanya Diberi 3 Hari Hadirkan Saksi

Hakim Percepat Sidang Kasus Chromebook, Nadiem Makarim Hanya Diberi 3 Hari Hadirkan Saksi

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:46 WIB

Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Siapa Paolo Zampolli? Utusan Khusus Trump yang Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:45 WIB

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:41 WIB

7 Fakta di Balik Kisah Haru Guru Honorer Azis: Viral karena Gowes 10 Km Tiap Hari

7 Fakta di Balik Kisah Haru Guru Honorer Azis: Viral karena Gowes 10 Km Tiap Hari

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:32 WIB

Mengapa Parpol Takut Jabatan Ketum Dibatasi? Pengamat: Tanda Takut Kehilangan Kendali Republik

Mengapa Parpol Takut Jabatan Ketum Dibatasi? Pengamat: Tanda Takut Kehilangan Kendali Republik

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:30 WIB

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB

Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini

Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:19 WIB

Usul Batasan Jabatan Ketum: PDIP Ingatkan KPK Fokus Berantas Korupsi, Bukan Politik

Usul Batasan Jabatan Ketum: PDIP Ingatkan KPK Fokus Berantas Korupsi, Bukan Politik

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:10 WIB

Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini

Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:05 WIB

PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan

PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:50 WIB