PKS Serahkan ke DPD Solo Mau Calonkan Gibran Atau Tidak

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 26 November 2019 | 12:25 WIB
PKS Serahkan ke DPD Solo Mau Calonkan Gibran Atau Tidak
Presiden PKS Sohibul Iman saat mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (23/10). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal menyerahkan sepenuhnya penentuan bakal calon wali kota Solo kepada DPD PKS Solo. Termasuk apakah akan mendukung putra Preisiden Joko Widoso, Gibran Rakabuming atau tidak.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan DPD Solo hingga saat ini belum juga menyetorkan nama, baik Gibran atau lainnya. Padahal mereka diberikan kebebasan untuk mendukung siapa saja di Pilwakot Solo 2020, termasuk melakukan koalisi dengan partai mana saja.

“Jadi biar saja itu menjadi dinamika di daerah. Karena kami memberi jaminan, silakan, mau berkoalisi dengan partai apapun, mau menokohkan siapapun, sesuai dengan suasana batin di sana,” ujar Sohibul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Kendati DPD memiliki kebebasan memilih bakal calon wali kota di masing-masing daerah, Sohibul mengingatkan bahwa hal tersebut harus sesuai dengan syarat.

Nantinya hasil pemilihan bakal calon tersebut akan diserahkan sepenuhnya ke DPP PKS untuk ditentukan siapa yang dipilih.

“Begini dari bawah itu ada syarat, mengusulkan ke DPP itu minimal dua kandidat. Nah nanti DPP yang akan memilih di antara dua itu. Kan belum tentu siapanya,” kata Sohibul.

Diketahui, Partai Keadilan Sejahtera membuka peluang untuk ikut mendukung putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming dalam pencalonannya menjadi wali kota Solo.

Menurut Sekjen PkS Mustofa Kamal, PKS memungkinkan mengusung Gibran jika memang antara kedua ditemukan satu visi bersama. Dukungan, lanjut Mustofa, bakal diberikan penuh oleh PKS.

“Setiap anak bangsa yang mempunya kapasitas, potensi untuk menjadi pemimpin negeri ini kita akan dorongan sepenuhnya dengan satu komitmen kesamaan visi untuk membangun bangsa dan negara,” Mustofa di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Meski demikian, PKS akan melihat dan mendengar lebih dahulu masukan dari pengurus partai di Solo ihwal dinamika siapa saja calon kuat wali kota Solo selain Girban. Baru kemudian keputusan akhirnya akan diambil oleh DPP PKS.

“Ya semuanya kita akan gali dari daerah karena kader-kader partai keadilan sejahtera mempunyai aspirasi mempunyai forum musyawarah untuk mengsulkan kepada DPP dan pada akhirnya kita akan putuskan,” ucap Mustofa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Kesediaan SBY, PKS Harus Bersabar untuk Bertemu Demokrat

Tunggu Kesediaan SBY, PKS Harus Bersabar untuk Bertemu Demokrat

News | Selasa, 26 November 2019 | 11:05 WIB

Jelang Pilkada Solo, Spanduk Mendukung Pasangan Purnomo-Teguh Bertebaran

Jelang Pilkada Solo, Spanduk Mendukung Pasangan Purnomo-Teguh Bertebaran

Jawa Tengah | Selasa, 26 November 2019 | 04:00 WIB

Akhirnya Punya Akun Instagram, Gibran Rakabuming: Keadaan Memaksa

Akhirnya Punya Akun Instagram, Gibran Rakabuming: Keadaan Memaksa

Tekno | Senin, 25 November 2019 | 18:13 WIB

Akui Sejumlah Akun Dikelola Admin, Gibran: Saya Tak Terlalu Suka Sosmed

Akui Sejumlah Akun Dikelola Admin, Gibran: Saya Tak Terlalu Suka Sosmed

News | Senin, 25 November 2019 | 17:17 WIB

Terkini

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB