Pesenam SEA Games 2019 DIsebut Diperkosa, Camat Pamer Video Mesum

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 01 Desember 2019 | 07:05 WIB
Pesenam SEA Games 2019 DIsebut Diperkosa, Camat Pamer Video Mesum
Logo SEA Games 2019 Filipina. [Facebook/phlseagames]

Suara.com -
Pesenam asal Kediri Shalfa Avrila Sania harus menelan pil pahit lantaran gagal mengikuti SEA Games 2019 di Filipina. Pasalnya, ia dituduh sudah tak perawan lagi.

Perkembangan kabar terbaru, sang ibunda mengaku bahwa anaknya disebut telah diperkosa sehingga sudah tidak perawan lagi.

Sementara itu, Camat Karangtengah Kabupaten Wonogiri tepergok mengunggah video syur di status WhatsApp miliknya. Video mesum itu tak lain adalah hasil rekamannya kala berhubungan intim dengan wanita yang bukan istrinya.

Selain kedua berita di atas, ada beberapa berita terpopuler lainnya yang berhasil dikumpulkan oleh Suara.com sepanjang Sabtu (30/11/2019). Simak ulasannya berikut.

1. Pesenam SEA Games Dituduh Tak Perawan, Ibu: Anak Saya Dibilang Diperkosa

Ibu atlet senam yang dituduh tidak perawan, Ayu Kurniawati syok mendengar anaknya dituduh tidak perawan. [Jatimnet]
Ibu atlet senam yang dituduh tidak perawan, Ayu Kurniawati syok mendengar anaknya dituduh tidak perawan. [Jatimnet]

Ayu Kurniawati, ibu atlet senam artistik asal Kota Kediri, angkat bicara terkait isu tidak perawan putrinya S (17) yang menjadi penyebab dia gagal berangkat Sea Games 2019.

Baca selengkapnya

2. Camat Sunarto Pamer Video Mesum di WA, Diduga Mau Ngirim Tapi Salah Pencet

Ilustrasi. [Serujambi]
Ilustrasi. [Serujambi]

Sunarto, Camat Karangtengah, Kabupaten Wonogiri terpaksa harus menginap di jeruji besi karena ulahnya mengunggah video mesum di aplikasi percakapan, WhatsApp. Video mesum itu yang dipamerkan lewat status WA itu tak lain adalah hasil rekamannya kala berhubungan intim dengan wanita yang bukan istrinya.

Video yang berdurasi 1 menit 24 detik tersebut terpasang sekitar 30 menit di status WA S. Akibat aksinya mengunggah video mesumnya itu, Sunarto kini ditahan di Mapolda Jawa Tengah.

Baca selengkapnya

3. Detik-detik Pelajar Bunuh Janda Muda, Diajak Bersetubuh Lalu Dicekoki Arak

ST (19), pria asal Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro diamankan polisi. Dia diamankan sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro terkait kasus pembunuhan yang diketahui pada Senin (25/11/2019) lalu. [Beritajatim]
ST (19), pria asal Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro diamankan polisi. Dia diamankan sesuai hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro terkait kasus pembunuhan yang diketahui pada Senin (25/11/2019) lalu. [Beritajatim]

Seorang pelajar ST (19) kini berstatus tersangka setelah ditangkap polisi terkait kasus pembunuhan terhadap AI (20), kekasihnya yang sedang dalam kondisi hamil.

Terungkapnya kasus ini, polisi pun menemukan fakta-fakta baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Destinasi Wisata Pantai di Kabupaten Wonogiri yang Dapat Memanjakan Mata

3 Destinasi Wisata Pantai di Kabupaten Wonogiri yang Dapat Memanjakan Mata

Your Say | Minggu, 02 April 2023 | 09:20 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:58 WIB

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:55 WIB

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:50 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:04 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:55 WIB