UN Dihapus, Jokowi: Bakal Terlihat Sekolah Mana yang Mesti Disuntik

Rendy Adrikni Sadikin
UN Dihapus, Jokowi: Bakal Terlihat Sekolah Mana yang Mesti Disuntik
Presiden Joko Widodo dalam pidato ekspor perdana Isuzu Traga ke Filipina [Biro Pers Sekretariat Presiden/[Muchlis Jr].

Artinya, imbuh Jokowi, dengan begitu, nanti setiap sekolah bakal memiliki angka-angka.

Suara.com - Presiden Joko Widodo menegaskan kembali keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait penghapusan Ujian Nasional (UN).

Diketahui, Nadiem Makarim memutuskan untuk menghapus UN dan bakal diganti dengan asesmen kompetensi dan survei karakter.

Menurut Jokowi, nantinya jika sudah diterapkan, bakal dijadikan bahan evaluasi terhadap pendidikan di Indonesia. Jokowi pun mendukung keputusan Nadiem tersebut.

"Dari situ bisa dijadikan evaluasi. Pendidikan kita sampai ke level mana. Nanti sudah dihitung saya kira kita mendukung apa yang sudah diputuskan mendikbud," ujar Jokowi saat ditanya dalam acara ekspor perdana Isuzu Traga 2019 di Pabrik Isuzu Karawang, Kamis (12/12/2019).

Artinya, imbuh Jokowi, dengan begitu, nanti setiap sekolah bakal memiliki angka-angka. Yang angkanya di bawah rata-rata, kata Jokowi, tentunya mesti diperbaiki agar bisa naik level.

"Artinya mau tidak mau nanti setiap sekolah akan ada angka-angkanya. Yang angkanya di bawah grade tentu saja harus diperbaiki dan diinjeksi sehingga bisa naik levelnya. Akan kelihatan sekolah mana yang perlu disuntik," tutur Jokowi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS