Mensos: Bengkel Kerja untuk Penyandang Disabilitas Ikut Wujudkan Prioritas

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Desember 2019 | 17:58 WIB
Mensos: Bengkel Kerja untuk Penyandang Disabilitas Ikut Wujudkan Prioritas
Menteri Sosial Juliari P. Batubara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Menteri Sosial Juliari P. Batubara meletakkan batu pertama pembangunan bengkel kerja (workshop) khusus bagi penyandang disabilitas. Mensos mengaresiasi partisipasi swasta sebagai langkah nyata mewujudkan dua dari lima prioritas program Presiden Joko Widodo.

Dua prioritas Presiden, menurut Mensos, adalah pada aspek pembangunan infrastruktur dan pembangunan SDM unggul. Pembangunan sarana prasarana bagi workshop seperti gedung sarana prasarana, jalan, listrik dan sebagainya. Kemudian, karena workshop untuk memberdayakan disabilitas, maka juga sejalan dengan tema Hari Disabilitas Internasional, yakni Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul.

“Prakarsa Metland ini merupakan kontribusi nyata dalam membantu memberdayakan kaum disabilitas, yang saat ini mencapai 21 juta jiwa di Indonesia. Untuk memberdayakan mereka, negara membutuhkan dukungan dari semua baik pemerintah daerah dan tentunya juga dari swasta. Pembangunan ability hub ini saya kira pertama di Asia dan saya harap bisa diikuti dunia usaha lainnya,” kata Mensos, dalam sambutannya pada acara “Peletakan Bantu Pertama Ability Hub, di kawasan industri Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin (16/12/2019).

Workshop atau bengkel kerja khusus penyandang disabilitas ini, dibangun oleh PT Metropolitan Land Tbk melalui Yayasan Metropolitan Peduli (YMP). Nantinya, YMP akan menyediakan lahan dan bangunan untuk bengkel kerja yang disebut sebagai “ability hub” di kawasan proyek Metland Cibitung, di Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Mensos menilai pembangunan bengkel kerja ini merupakaan langkah inovatif dan bentuk nyata dari penyiapan kewirausahaan sosial. Mensos berharap, nantinya rencana ini akan membawa manfaat sebesar-besarnya tidak hanya untuk para penyandang disabilitas tapi juga masyarakat luas.

Menurut Mensos, workshop ability hub hadir sebagai salah satu alternatif dalam pengembangan SDM disabilitas unggul. “Dengan keterampilan yang dimiliki para penyandang disabilitas, barang-barang yang diproduksinya akan dibutuhkan oleh pasar. Dalam hal ini industri perhotelan dan perusahaan mitra Metland yang akan membantu memasarkan produknya,” kata Mensos.

Ke depannya Mensos berharap, ability hub dapat menjadi salah satu percontohan pusat produksi disabilitas tingkat nasional bagi negara-negara tetangga yang memiliki tantangan serupa terkait disabilitas.

Tak lupa Mensos menyinggung pelibatan swasta yang dikatakannya berperan penting dalam mendukung hadirnya negara dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas ini. Dalam hal ini, Metland Cibitung telah berkontribusi aktif membangunan ability hub ini melalui partisipasinya dalam menyediakan lahan.

“Kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Metland Cibitung  atas dukungannya terhadap program pemerintah. Ini invenstasi jangka panjang Pak. Insya Allah dunia akherat. Jadi tidak usah dihitung kapan investasi akan kembali,” kata Mensos.

baca juga

SDM Kemensos Siap

Pada kesempatan sama, Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto menyatakan, Kementerian Sosial belum menghitung berapa banyak SDM yang akan diperbantukan untuk ikut mengelola bengkel kerja ini. Namun, Kemensos memastikan sudah memiliki SDM yang sudah memiliki keterampilan yang nanti bisa diperbantukan ke ability hub ini.

“Kita kan punya SDM yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan di workshop ini. Baik itu kualifikasi trainer maupun sebagai perajin. Siap kita perbatukan,” kata Edi.

Dengan kebutuhan sebanyak 12 jenis  produk yang akan dihasilkan oleh bengkel kerja, Edi menyatakan kesiapannya. “Kami saja. Untuk 12 unit kerja tadi, saya kira Kemensos bisa mendukung,” kata Edi.

Pembangunan bengkel kerja ini memilih lokasi di salah satu klaster di kawasan Metland Cibitung dengan luas total bangunan 1.451 meter persegi luas dan tanah 4.862 meter persegi.

Di sini akan didirikan sebanyak 12 jenis usaha yang akan melibatkan para penyandang disabilitas. Pihak YMP membantu mulai penyediaan sarana prasarana, pelatihan, hingga pemasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Salurkan Bantuan Banjir Solok Selatan Rp 1,6 Miliar

Kemensos Salurkan Bantuan Banjir Solok Selatan Rp 1,6 Miliar

News | Senin, 16 Desember 2019 | 11:20 WIB

Kemensos Lepas Tim Ekspedisi Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial

Kemensos Lepas Tim Ekspedisi Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial

News | Minggu, 15 Desember 2019 | 10:09 WIB

Kemiskinan Desa 13%, Mensos : Presiden Ingin Desa Jadi Penggerak Ekonomi

Kemiskinan Desa 13%, Mensos : Presiden Ingin Desa Jadi Penggerak Ekonomi

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 13:52 WIB

Mensos Minta Riset terkait Program Pemberdayaan Sosial Diperkuat

Mensos Minta Riset terkait Program Pemberdayaan Sosial Diperkuat

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 11:16 WIB

Mensos Tekankan Keseriusan Pemerintah Membangun SDM Unggul

Mensos Tekankan Keseriusan Pemerintah Membangun SDM Unggul

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 17:02 WIB

PKH Tak Tepat Sasaran, Mensos Anggap Bukan Masalah Serius

PKH Tak Tepat Sasaran, Mensos Anggap Bukan Masalah Serius

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×