Disebut Melawan dan Merebut Senjata Polisi, Pengedar Ekstasi Tewas Ditembak

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Minggu, 29 Desember 2019 | 17:59 WIB
Disebut Melawan dan Merebut Senjata Polisi, Pengedar Ekstasi Tewas Ditembak
Barang bukti dipertunjukan saat penyampaian keterangan pers terkait penindakan terhadap bandar narkoba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (29/12).[ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Tersangka pengedar 2.000 butir narkoba jenis ekstasi yang disembunyikan di dalam mainan berinisial HR (38) tewas ditembak polisi. HR disebut melawan saat petugas tengah mengembangkan kasus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan setelah menemukan 2000 pil ekstasi dari tangan HR, pihaknya mendapatkan informasi soal bandar narkoba lainnya. Bandar tersebut bernama KN yang menyalurkan narkoba kepada HR untuk diedarkan.

"Dari DPO, KN itu kita kejar didampingi langsung oleh HR," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (29/12/2019).

Ketika kepolisian tengah mencari KN, HR disebut Yusri tiba-tiba melakukan perlawanan. HR disebut mengambil senjata milik salah satu petugas dan mencoba melarikan diri.

"HR mencoba melakukan perlawanan bahkan merebut senjata petugas," jelasnya.

Petugas di lokasi akhirnya memutuskan untuk menembak HR. Setelah itu HR yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Polri namun terlanjur meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kanan) bersama Wakil Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung bersiap menyampaikan keterangan pers terkait penindakan terhadap bandar narkoba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (29/12). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kanan) bersama Wakil Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung bersiap menyampaikan keterangan pers terkait penindakan terhadap bandar narkoba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (29/12). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

"Pada saat dalam perjalanan di rumah sakit Kramat jati pelaku meninggal dunia," tuturnya.

Meski demikian, Yusri mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai terduga pelaku KN. Ia berharap agar KN yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) segera tertangkap.

"Pelaku sudah kami kantongi namanya. Kasubdit dua juga masih di lapangan dan mengejar terus," pungkasnya.

Sebelumnya, Petugas Kepolisian Polda Metro Jaya menemukan narkotika jenis pil ekstasi dari tangan tersangka pengedar berinisial HR. Total pil ekstasi yang ditemukan mencapai 2000 butir itu disimpan dalam kotak parfum dan mainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melawan, Polisi Tembak Mati Bandar Ekstasi

Melawan, Polisi Tembak Mati Bandar Ekstasi

Foto | Minggu, 29 Desember 2019 | 15:54 WIB

Dua Tahun Buron, Pembunuh Pemilik Warkop di Surabaya Ditembak Mati

Dua Tahun Buron, Pembunuh Pemilik Warkop di Surabaya Ditembak Mati

Jatim | Kamis, 26 Desember 2019 | 23:19 WIB

Awalnya Diajak Mucikari Makan Bakso, PSK Remaja Disuruh Layani Bandar Sabu

Awalnya Diajak Mucikari Makan Bakso, PSK Remaja Disuruh Layani Bandar Sabu

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:44 WIB

Tak Punya Uang, Bandar Narkoba Sewa PSK dan Bayar Pakai Sabu

Tak Punya Uang, Bandar Narkoba Sewa PSK dan Bayar Pakai Sabu

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:27 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB