Order Fiktif ke Ojol Supaya Untung, Perempuan Inisial RF Ditangkap Polisi

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 30 Desember 2019 | 17:44 WIB
Order Fiktif ke Ojol Supaya Untung, Perempuan Inisial RF Ditangkap Polisi
Wanita yang melakukan order fiktif kepada para driver Ojol. [Kanalkalimantan]

Suara.com - Sejumlah driver ojek online dibuat geram dengan ulah wanita yang kerap kali memesan barang, namun menyertakan alamat fiktif atau yang biasa disebut order fiktif.

Adalah RF (29) warga Komplek Flamboyan, Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, ditangkap pihak kepolisian setelah dilaporkan sopir ojol yang merasa dirugikan.

Awal mula kasus ini adalah saat seorang driver ojol menuliskan pengalamannya di salah satu akun media sosial.

Dalam tulisanya itu, driver ojol tersebut memperingatkan kepada rekan-rekannya untuk tidak mengantar pesanan ke alamat Jalan Padat Karya, komplek Taman Pesona Permai, Nomor 30 Jalur 3, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

“Jangan langsung diantar, soalnya sudah dua kali dijadikan alamat orderan fiktif, saya telah rugi sebesar 350 Ribu,” begitu tulisnya.

Selain itu, driver ini juga memaparkan ciri-ciri pemesannya adalah wanita berbadan rendah.

Dilaporkan bahwa modus wanita ini adalah memesan barang melalui aplikasi Go Shop (Go-Jek). Namun, setelah driver ojol tiba di lokasi yang ditentukan, pemesan tidak lagi dapat dihubungi.

Pada hari yang sama, setelah status ini banyak diperbincangkan, muncul informasi bahwa  perempuan yang dimaksud telah diamankan Polsek Banjarbaru Barat.

Hal itu diketahui, saat beberapa driver ojol mengunggah foto mereka berdiri di depan Polsek Banjarbaru Barat.

Tidak hanya itu, bahkan di sosial media Facebook beredar foto dan video menampilkan penyergapan yang dilakukan driver ojol terhadap wanita tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Banjarbaru Barat Ajun Komisaris Andri Hutagalung membenarkan adanya penangkapan terhadap wanita yang diduga melakukan order fiktif tersebut pada Sabtu (28/12) akhir pekan lalu.

Kepada Kanalkalimantan.com—jaringan Suara.com, Andri mengatakan modus wanita tersebut adalah memesan barang melalui aplikasi Go Shop untuk dirinya sendiri.

Dengan begitu, perempuan tersebut mendapat keuntungan pembayaran dari Go-Jek yang menerima orderan. Ia mengatakan, order fiktif tersebut terjadi di beberapa lokasi.

Untuk kota Banjarbaru terjadi 1 kali, di Kabupaten Banjar terjadi 3 kali, dan di kota Banjarmasin terjadi 2 kali.

“Ini lokasi yang terdata oleh pihak kami berdasarkan keterangan tersangka,” kata Andri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Order Fiktif Rugikan Belasan Driver Yogyakarta, PT Gojek Buka Suara

Order Fiktif Rugikan Belasan Driver Yogyakarta, PT Gojek Buka Suara

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2019 | 10:05 WIB

Driver yang Tertipu Order Fiktif Dikabarkan Meninggal di Kosnya di Jogja

Driver yang Tertipu Order Fiktif Dikabarkan Meninggal di Kosnya di Jogja

Jogja | Selasa, 10 Desember 2019 | 14:22 WIB

Belasan Driver di Jogja Korban Order Fiktif, Pelaku Diduga Incar yang Baru

Belasan Driver di Jogja Korban Order Fiktif, Pelaku Diduga Incar yang Baru

Jogja | Senin, 09 Desember 2019 | 14:53 WIB

Marak Order Fiktif Beralamat di Kraton, 16 Driver Dikabarkan Jadi Korban

Marak Order Fiktif Beralamat di Kraton, 16 Driver Dikabarkan Jadi Korban

Jogja | Minggu, 08 Desember 2019 | 13:12 WIB

Belasan Ojol Kena Order Fiktif , Titik Antarnya Ternyata Rumah Kosong

Belasan Ojol Kena Order Fiktif , Titik Antarnya Ternyata Rumah Kosong

Otomotif | Senin, 25 November 2019 | 18:09 WIB

Lagi, Ojol Ini Kena Order Fiktif Beli Sepatu, Korban Hanya Bisa Pasrah

Lagi, Ojol Ini Kena Order Fiktif Beli Sepatu, Korban Hanya Bisa Pasrah

Otomotif | Minggu, 17 November 2019 | 15:40 WIB

Viral Order Fiktif Pakai Nama Artis, Ojol Ini Nyaris Rugi Ratusan Ribu

Viral Order Fiktif Pakai Nama Artis, Ojol Ini Nyaris Rugi Ratusan Ribu

Otomotif | Minggu, 17 November 2019 | 14:40 WIB

Gojek Apresiasi Keberhasilan Polda Jatim Bongkar Order Restoran Fiktif

Gojek Apresiasi Keberhasilan Polda Jatim Bongkar Order Restoran Fiktif

Jatim | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB