Pedagang Kuliner Jalan Sabang Tak Ingin PKL Ditambah, DPRD Usul Relokasi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 15 Januari 2020 | 20:31 WIB
Pedagang Kuliner Jalan Sabang Tak Ingin PKL Ditambah, DPRD Usul Relokasi
Asosiasi Pedagang Jalan Sabang beraudiensi di DPRD DKI dengan pihak Pemerintah Kota Jakarta Pusat pada Rabu (15/1/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Rencana penataan kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat menuai polemik dari para pedagang kuliner yang menempati lahan tersebut. Polemik tersebut lantaran adanya wacana penambahan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut.

Lantaran itu, asosiasi pedagang Jalan Sabang melakukan audiensi di DPRD DKI dengan pihak Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Mereka membahas masalah penambahan PKL dan rencana revitalisasi trotoar di kawasan kuliner itu.

Usai audiensi, Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani mengatakan pihaknya sudah menerima aduan itu dan tengah membahasnya. Menurutnya, para pedagang yang bukan PKL dan memiliki restoran sendiri di Jalan Sabang memiliki hak yang harus dipenuhi karena juga membayar pajak.

"Di sabang ini kita tahu sudah lama. Bahkan salah satu, nasi padangnya aja dari 1958. Mereka bayar pajak. Mereka kontribusi ke DKI dan sebagainya," ujar Zita di gedung DPRD DKI pada Rabu (15/1/2020).

Menurutnya PKL di kawasan Jalan Sabang selama ini sudah diakomodir dengan diberikan waktu berdagang. Namun jika ada penambahan, ia khawatir dampaknya adalah kerugian bagi para pedagang non PKL.

Meski demikian, PKL juga disebutnya harus difasilitasi. Karena itu, ia menilai salah satu solusinya adalah dengan menempatkan PKL di pusat kuliner baru, Thamrin 10.

"Jadi kalau ada PKL yang baru datang lebih baik ditempatkan di thamrin 10. Itu ada bagus juga. Lebih rapih justru," jelasnya.

Menurutnya rencana penataan di Jalan Sabang memang baik di lakukan. Namun, ia menyebut harus dilakukan penataan dengan baik agar tidak terjadi penumpukan PKL.

"Kalau sudah ada PKL crowded. Ada mobil, ada motor pasti ada preman. Nah kalau sudah ada preman, sudah enggak aman. Orang enggak bakal mau datang kesitu. Siapa yang rugi? PKL rugi, pengusaha rugi, semuanya rugi," tuturnya.

baca juga

Dari hasil rapat pedagang bersama Pemkot, Zita menyebut usulan para pedagang telah diterima. Nantinya dalam rencana penataan, masukan dari para pedagang ini akan menjadi acuan agar tidak ada pihak yang dirugikan.

"Jadi keputusannya diterima. Dan ini kan masih kajian. Kajiannya nanti tidak akan ada, jalanan tetap ada karena kita menganut asas keadilan. Keadilan untuk pengusaha dan untuk PKL dan untuk warga sekitar."

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengusaha kuliner di kawasan Jalan Sabang mengeluhkan rencana penataan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Lantaran rencana itu disinyalir akan merugikan pengusaha non-Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan itu.

Ketua Paguyuban Pengusaha Jalan Sabang Ganepo Dewi Sutan mengatakan awalnya ia bersama pengusaha lainnya menerima sosialisasi soal penataan. Isinya, kata Dewi, Pemprov berencana menambah jumlah PKL di atas trotoar jalan itu.

Dewi mengatakan, dengan bertambahnya PKL, ia dan pengusaha lainnya bisa mengalami kerugian sampai 30 persen. Karena lahan parkir yang ia miliki menjadi tergerus oleh kedatangan PKL baru nantinya.

“Kondisi saat ini membuat kita sudah merugi, apalagi ada PKL di sepanjang toko kami,” ujar Dewi di kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat pada Selasa (14/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Keluhkan Penataan Jalan Sabang, DPRD akan Panggil Pemprov DKI

Pedagang Keluhkan Penataan Jalan Sabang, DPRD akan Panggil Pemprov DKI

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 10:30 WIB

Imbas Kerusuhan 22 Mei, Sentra Kuliner Jalan Sabang Sepi

Imbas Kerusuhan 22 Mei, Sentra Kuliner Jalan Sabang Sepi

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2019 | 23:40 WIB

Eatology, Karena Setiap Makanan Ada Ilmunya

Eatology, Karena Setiap Makanan Ada Ilmunya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 13:54 WIB

Februari, Kawasan Parkir Meter  Ditambah Empat Lokasi Baru

Februari, Kawasan Parkir Meter Ditambah Empat Lokasi Baru

News | Jum'at, 09 Januari 2015 | 12:28 WIB

Terkini

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:27 WIB

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×