Warganet Ribut Soal Banjir Surabaya, Bu Risma Jadi Trending Topic

Chyntia Sami Bhayangkara | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 16 Januari 2020 | 11:31 WIB
Warganet Ribut Soal Banjir Surabaya, Bu Risma Jadi Trending Topic
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. [Suara.com / Dimas ANGGA]

Suara.com - Surabaya terendam banjir pada Rabu (15/1/2020) sore akibat hujan deras disertai angin kencang. Sejumlah lokasi di Kota Pahlawan itu terendam banjir cukup dalam.

Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma ramai menjadi bahan perdebatan warganet. Bahkan "Bu Risma" masuk dalam daftar trending topik di Twitter pada Kamis (16/1/2020) pagi.

Pantauan Suara.com, Kamis (16/1/2020) nama "Bu Risma" telah dipakai warganet dalam lebih dari 10 ribu cuitan.

Mereka membuat cuitan yang beragam. Ada warganet yang menyalahkan Risma atas terjadinya banjir di Surabaya.

Seperti cuitan yang dibuat Christ Wamea berikut ini.

"Banjir di Surabaya pemkot salahkan sumbatan sampah perkotaan. Bukankah selama ini pendukung ibu Risma paling getol beropini ke publik bahwa ibu Risma paling mampu tangani masaalah sampah dikota Surabaya. Kenapa sekarang sampah disalahkan sebagai penyebab banjir di Surabaya. Ternyata tidak mampu juga atasi masalah sampah," tulis @ChristWamea.

Ada juga warganet yang membandingkan banjir di Jakarta dengan Surabaya. Ia pun menyandingkan Gubbernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Risma.

"Ibu Risma baru diuji oleh Air Hujan siang sampai sore, Banjirnya kemana2 hingga 1 M, yang disalahkan Got dan Bawahan. Anis diuji hujan ekstrim 16 jam serta kiriman air dari Depok dan Bogor menjadi Banjir besar dijawab " tanggungjawab saya ". Yang layak disebut pemimpin, siapa?" tulis @umaralims yang juga menyertakan video banjir di Surabaya.

Sementara itu warganet lain juga tidak sedikit yang membela Risma.

Surabaya Banjir Warganet Ribut, Bu Risma Masuk Trending Topik (twitter)
Surabaya Banjir Warganet Ribut, Bu Risma Masuk Trending Topik (twitter)

Seperti cuitan yang dibuat oleh @jr_kw19 yang menulis, "Surabaya banjir. Nih 3 jam surut. Semua tergantung pemimpinnya becus opo ora. Ga pake berhari2 surut debat sono sini. Kerja eksekusi kelar. Semua karena siap dan waspada budget gak disunat."

Warganet lain juga membuat cuitan membela Risma dan menyebut banjir di Surabaya hanya terjadi 3 jam saja.

"Hujan lebat yang mengguyur Kota Surabaya, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Pahlawan tersebut. Kenapa tidak menyalahkan Walikotanya? Karena hanya dalam hitungan 2-3 jam, banjir tersebut surut. Bukan memakan waktu berhari-hari disertai evakuasi.Bu Risma & Surabaya keren," tulis @woelannnn.

Untuk diketahui, Dinas Kebakaran Kota Surabaya yang turut terjun menanggapi banjir ini mencatat ada 32 titik jalan tergenang air.

Genangan air tertinggi berada di Jalan Simo Hilir Raya Utara dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter. Untuk genangan terbanyak air di jalanan adalah setinggi 10 cm. Menurut data, genangan air mulai naik sekitar pujul 16.00 WIB dan berangsur surut dan air banjir bersih sekitar pukul 20.00 WIB.

"Tak ada catatan dan laporan korban jiwa. Banjir cukup cepat surutnya yakni sekitar tiga jam sudah surut total," ujar Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Surabaya, Bambang Vistadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Sebut Toa Peringatan Bencana Pemprov DKI Seperti Zaman Perang Dunia

PSI Sebut Toa Peringatan Bencana Pemprov DKI Seperti Zaman Perang Dunia

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 10:22 WIB

Penampakan Banjir 3 Jam di Surabaya, Motor Hanya Terlihat Stangnya

Penampakan Banjir 3 Jam di Surabaya, Motor Hanya Terlihat Stangnya

Jatim | Kamis, 16 Januari 2020 | 08:15 WIB

Hujan Guyur Surabaya, Pertokoan di Mayjen Sungkono Terendam Satu Meter

Hujan Guyur Surabaya, Pertokoan di Mayjen Sungkono Terendam Satu Meter

Jatim | Rabu, 15 Januari 2020 | 23:54 WIB

Bentuk Tim, Pemkab Lebak Verifikasi Data Rumah Rusak Terdampak Bencana

Bentuk Tim, Pemkab Lebak Verifikasi Data Rumah Rusak Terdampak Bencana

Banten | Kamis, 16 Januari 2020 | 03:30 WIB

Tujuh Fraksi Ngotot Pansus Banjir, PKS: Kita Enggak Dukung

Tujuh Fraksi Ngotot Pansus Banjir, PKS: Kita Enggak Dukung

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 19:14 WIB

Anies Diminta Lengser karena Banjir, PKS: Kenapa Enggak Pusat yang Turun?

Anies Diminta Lengser karena Banjir, PKS: Kenapa Enggak Pusat yang Turun?

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:15 WIB

173 Titik Jalan Jakarta Rusak karena Banjir, Pemprov DKI: Sudah Diperbaiki

173 Titik Jalan Jakarta Rusak karena Banjir, Pemprov DKI: Sudah Diperbaiki

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 17:09 WIB

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:37 WIB

35 Titik Jalan Jakarta Rusak Akibat Banjir 1 Januari 2020

35 Titik Jalan Jakarta Rusak Akibat Banjir 1 Januari 2020

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB