Menjorok ke Rel, Kisah Gubuk Derita Raja Keraton Agung Sejagat di Ancol

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 17 Januari 2020 | 16:46 WIB
Menjorok ke Rel, Kisah Gubuk Derita Raja Keraton Agung Sejagat di Ancol
Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Dari Pemindahan Batu Prasasti hingga Duit Bank Swiss

Suara.com - Totok Santoso Hadiningrat tersangka kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai raja Keraton Agung Sejagat ternyata pernah tinggal di kontrakan bedeng di kawasan bantaran rel Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara.

Selama tinggal di bedeng tersebut, Totok harus merogoh kocek Rp 150 ribu per bulan.

Kisah lokasi tempat tinggal Totok diungkap Ramusin (53), Kepala pemukiman kontrakan bedeng Kampung Daop Atas, RT 12/ RW 5, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan.

Lokasi gubuk yang pernah ditempati tersangka kasus penipuan Totok Santoso Hadiningrat di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. (Suara.com/M Yasir).
Lokasi gubuk yang pernah ditempati tersangka kasus penipuan Totok Santoso Hadiningrat di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. (Suara.com/M Yasir).

Ramusin mengungkapkan bahwa sang 'Raja Keraton Agung Sejagat' itu tinggal di kontrakan bedeng milik salah satu warga bernama Dasman. Setiap bulannya, Totok membayar sewa Rp 150 ribu.

"Ya biasanya Rp 150 ribu, itu sudah termasuk listrik. Dia ngontrak di tempatnya Pak Dasman," kata Ramusin saat ditemui Suara.com, Jumat (17/1/2020).

Ramusin pun sempat mengajak Reporter Suara.com, Muhammad Yasir ke lokasi rumah bedeng yang sempat ditinggali Totok.

Pantauan Suara.com, lokasi kontrakan bedeng Totok itu berjarak sekitar 1 kilometer dari Stasiun Kampung Bandan.

Kontrakan itu berada persis di bantaran rel yang kekinian telah digusur pasca rel kereta tersebut mulai diaktifkan pada tahun 2016.

Pasca digusur, lokasi kontrakan Totok kekinian justru menjadi tempat buang sampah warga bantaran rel Stasiun Kampung Bandan.

Tampak sejumlah sampah memenuhi lokasi yang dulunya berdiri bangunan kontrakan berukuran 3x2 meter yang dihuni sang 'raja' Keraton Agung Sejagat.

"Lokasinya di sini, dulu ini rel belum aktivitas. Ukuran gubuknya 2x3 meter," kata Ramusin.

Menurutnya, Totok tak pernah berbuat masalah selama tinggal di rumah bedeng itu.

"Biasa aja enggak ada heboh, enggak ada itu mungkin nyari masalah enggak ada," katanya.

Sementara itu, Ramusin pun mengaku tidak mengetahui persis apa pekerjaan Totok. Dia hanya mengingat bahwa Totok pergi meninggalkan kontrakan bedeng tersebut pada tahun 2013 pasca peristiwa kebakaran.

"Terakhir itu tahun 2013, pas kejadian kebakaran," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kuburan Janin Bayi di Rumah Raja Agung Sejagat, untuk Ritual?

Ada Kuburan Janin Bayi di Rumah Raja Agung Sejagat, untuk Ritual?

Jogja | Jum'at, 17 Januari 2020 | 16:10 WIB

Keraton Agung Sejagat di Purworejo Hebohkan Publik, Jokowi: Itu Hiburan

Keraton Agung Sejagat di Purworejo Hebohkan Publik, Jokowi: Itu Hiburan

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:49 WIB

Terungkap! Sunda Empire Sudah Terendus Sejak 2018, Jadi Perkumpulan Ilegal

Terungkap! Sunda Empire Sudah Terendus Sejak 2018, Jadi Perkumpulan Ilegal

Jabar | Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:06 WIB

Sunda Empire Mirip Keraton Sejagat, Kemendagri: Jangan-jangan Kurang Waras

Sunda Empire Mirip Keraton Sejagat, Kemendagri: Jangan-jangan Kurang Waras

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:35 WIB

Melantur Diperiksa Polisi, Fanni Masih Merasa Jadi Ratu Penyelamat Dunia

Melantur Diperiksa Polisi, Fanni Masih Merasa Jadi Ratu Penyelamat Dunia

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:10 WIB

Usai Keraton Sejagat Muncul Sunda Empire, Kemendagri: Jangan Mudah Percaya

Usai Keraton Sejagat Muncul Sunda Empire, Kemendagri: Jangan Mudah Percaya

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:53 WIB

Misteri Sunda Empire, Apakah Terdaftar di Kesbangpol Kota Bandung?

Misteri Sunda Empire, Apakah Terdaftar di Kesbangpol Kota Bandung?

Jabar | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:35 WIB

Totok 'Raja' Keraton Agung Sejagat Pernah Jadi Korban Kebakaran di Ancol

Totok 'Raja' Keraton Agung Sejagat Pernah Jadi Korban Kebakaran di Ancol

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:12 WIB

Wali Kota Bandung Ancam Sunda Empire: Jangan Gaduh!

Wali Kota Bandung Ancam Sunda Empire: Jangan Gaduh!

Jabar | Jum'at, 17 Januari 2020 | 12:41 WIB

CEK FAKTA: Raja Agung Sejagad Sebut yang Plonga-plongo Bisa Jadi Pemimpin?

CEK FAKTA: Raja Agung Sejagad Sebut yang Plonga-plongo Bisa Jadi Pemimpin?

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 12:37 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB