Dikatai Lonte, Begini Nasib Siswi Putus Sekolah Korban Bully Guru Agama

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 20 Januari 2020 | 16:59 WIB
Dikatai Lonte, Begini Nasib Siswi Putus Sekolah Korban Bully Guru Agama
Ilustrasi. (istimewa).

Suara.com - Gadis remaja berinisial AR masih belum lagi bersekolah setelah dihardik oleh guru agama di SMK 1 Anambas, Kepulauan Riau dengan sebutan lonte, beberapa bulan lalu.

Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, telah melakukan asesmen untuk mengetahui perkembangan psikologi AR yang kini tinggal di rumah pamannya di daerah Tiban, Batam.

Dari asesmen yang dilakukan KPPAD, AR tidak sampai trauma. Hanya saja gadis itu sangat terganggu dengan kejadian yang dialaminya hingga tak lagi bersemangat untuk sekolah.

"Korban tidak sampai trauma, namun sangat terganggu dengan kejadian tersebut. Ditambah lagi disusul dengan munculnya konflik orangtua dengan sekolah membuat korban tidak mau sekolah lagi," ujar Mahmud Syaltut, psikolog KPPAD Kepri seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (20/1/2020).

Menurutnya, yang dibutuhkan korban saat ini adalah dukungan orang tua, keluarga dan pihak lainnya untuk memberikan motivasi.

"Sangat disayangkan kalau korban sampai benar-benar putus sekolah karena masih ada kesempatan untuk bersekolah karena belum lama putus sekolah sejak kejadian," katanya.

Diketahui, setelah diberhentikan dari SMKN 1 Anambas, AR sempat bersekolah sementara di SMKN 2 Tanjungpinang sejak 7 Januari 2020 lalu. Namun selama seminggu bersekolah, pengurusan pindahnya dari SMK 1 Anambas belum selesai.

Surat pindah belum dikeluarkan oleh SMKN 1 Anambas yang mengeluarkan AR. Selain itu, nilai rapornya semua merah atau di bawah standar kelulusan. Sementara pihak SMKN 2 Tanjungpinang hanya memberikan waktu selama seminggu bagi keluarga AR untuk mengurus.

Alhasil, AR tidak lagi masuk di sekolah SMKN 2 Tanjungpinang. AR kemudian berangkat ke Batam untuk tinggal bersama pamannya di Batam. Selain pamannya, di Batam ada juga kakek dan neneknya. Akhirnya AR memutuskan untuk mengambil paket C.

Setelah KPPAD Kepri melakukan asesmen dan berjanji mengurus sekolahnya di Batam, AR sedikit lega. Ia awalnya pasrah dengan paket C. Namun akhirnya AR menyatakan mau untuk bersekolah lagi di jalur reguler seperti biasa setelah bertemu dengan KPPAD.

"Kakek dan nenek AR turut memberikan motivasi agar AR kembali bersekolah. Rencananya, AR dicarikan sekolah SMK di Batam dengan jurusan yang sama," ujar Ketua KPPAD, Erry Syahrial.

KPPAD Kepri mengupayakan agar AR bisa bersekolah lagi. AR dianggap memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan seperti anak lainnya.

"Jangan sampai setelah korban bully, ia menjadi korban diskriminasi dan korban penelantaran, sehingga putus sekolah dan semakin terpuruk," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Sebut Muridnya Lonte, Ini Sikap yang Harus Diambil Orangtua!

Guru Sebut Muridnya Lonte, Ini Sikap yang Harus Diambil Orangtua!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 15:57 WIB

Heboh Guru Sebut Muridnya "Lonte", Psikolog Anak Ungkap Dampaknya!

Heboh Guru Sebut Muridnya "Lonte", Psikolog Anak Ungkap Dampaknya!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 15:41 WIB

Dikatai Lonte sama Guru Agama, Siswi SMK Anambas Stress Berhenti Sekolah

Dikatai Lonte sama Guru Agama, Siswi SMK Anambas Stress Berhenti Sekolah

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 08:46 WIB

Cabuli Belasan Bocah Perempuan, Predator Seks di Riau Akhirnya Ditangkap

Cabuli Belasan Bocah Perempuan, Predator Seks di Riau Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 07:49 WIB

BNN Soroti ASN Riau Positif Narkoba Dilantik Jadi Pejabat

BNN Soroti ASN Riau Positif Narkoba Dilantik Jadi Pejabat

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 06:31 WIB

Intip, Pembuatan Kapal Motor di Natuna

Intip, Pembuatan Kapal Motor di Natuna

Foto | Selasa, 14 Januari 2020 | 16:28 WIB

Keluarga Gubernur dan Sekda Riau Dilantik, Menpan RB: Jangan Ada KKN

Keluarga Gubernur dan Sekda Riau Dilantik, Menpan RB: Jangan Ada KKN

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 15:37 WIB

Melihat Keindahan Alif Stone Park di Natuna

Melihat Keindahan Alif Stone Park di Natuna

Foto | Senin, 13 Januari 2020 | 19:05 WIB

Di Riau, Istri, Kakak, Adik hingga Menantu Gubernur Dilantik jadi Pejabat

Di Riau, Istri, Kakak, Adik hingga Menantu Gubernur Dilantik jadi Pejabat

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 16:29 WIB

Pesawat Tempur F16 Tiba di Natuna

Pesawat Tempur F16 Tiba di Natuna

Foto | Rabu, 08 Januari 2020 | 07:18 WIB

Terkini

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB