Petugas Halte TransJakarta Tewas, Dirut TJ Akui Tak Ada Cek Kesehatan Rutin

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Petugas Halte TransJakarta Tewas, Dirut TJ Akui Tak Ada Cek Kesehatan Rutin
Ilustrasi halte transjakarta dipasangi garis polisi. [Suara.com/Oke Atmaja]

Plt Dirut PT Transportasi Jakarta Yoga Adiwinarto mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kematian petugas halte, Yuyun Yuniarsih (45).

Suara.com - Plt Dirut PT Transportasi Jakarta Yoga Adiwinarto mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kematian petugas halte, Yuyun Yuniarsih (45) di Halte Rumah Sakit Premier Jatinegara pada Selasa (28/1/2020).

Yoga mengungkapkan, dalam catatan medisnya, Yuyun belum pernah melaporkan jika pernah mengidap penyakit liver seperti yang diucapkan tetangganya.

"Kalau data absen enggak ada data itu, dari riwayat medis enggak ada infonya sepanjang kami tahu itu belum ada," kata Yoga di kantornya, Senin (28/1/2020) kemarin.

Yoga hanya memastikan pegawai yang sudah 12 tahun mengabdi untuk TransJakarta itu tidak dipaksa oleh koordinator lapangan untuk terus bekerja meski sudah terlihat lemas.

"Saya enggak tahu alasanya yah, soal penyebab (kematian). Dari informasi dia bilang enggak usah deh, dia enggak mau. Terus terang saya enggak mau nebak-nebak dan orang nya gak bisa di konfirm juga karena sudah meninggal," terangnya.

Meski begitu, dia mengakui di perusahaannya memang tidak dilakukan pengecekan kesehatan secara rutin, tes kesehatan hanya dilakukan di awal rekrutmen, namun ada fasilitas kesehatan yang disiapkan selama dia bekerja.

"Jadi memang proses beberapa itu dilakukan seleksi karyawan. Karyawan selanjutnya memang belum rutin dilakukan, itu jadi catatan bagi kita. Dan kami sudah menyediakan fasilitas kesehatan artinya sudah ada asuransi kesehatan (BPJS) segala macam," ungkap Yoga.

Sebelumnya, menurut cerita dari salah satu tetangga, Sarah (42) Yuyun sempat mengalami penyakit liver sampai harus dirawat di rumah sakit.

"Orangnya baik, cuma memang enggak pernah keluar, sempat enggak kerja karena penyakitnya," kata Sarah singkat di rumah duka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

PT TransJakarta berdasarkan informasi yang diterima petugas di lapangan merilis kronologi meninggalnya Yuyun dimulai pada pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Yuyun mengeluhkan kondisi yang sedang tidak sehat kepada korlap. Lalu pada 12:11 WIB Korlap meminta Yuyun pulang dan memeriksakan kesehatan ke dokter.

Yuyun menolak saran korlap dan masih mau menyelesaikan sampai jam tugas hingga pukul 14:00 WIB.

Kemudian korlap meminta petugas lain untuk mengecek kondisi Yuyun dan memback-up dikarenakan kondisi Yuyun yang tidak sehat.

Tak lama berselang, sekitar pukul 13:00 WIB, sesampainya di halte Yuyun ditemukan tergeletak di lantai dalam kondisi pingsan.

Pada 13.15 WIB Yuyun dilarikan ke rumah sakit Premiere Jatinegara, Jakarta Timur dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada 13.30 WIB.

Hingga kini, kronologi ini baru keterangan sepihak dari TransJakarta, belum ada keterangan resmi dari kepolisian atau pihak rumah sakit yang mendiagnosa kematian Yuyun.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS