Disambut Meriah Warga India, Presiden Trump Bicara Soal Dagang dan Senjata

Bangun Santoso

Selasa, 25 Februari 2020 | 14:22 WIB
Disambut Meriah Warga India, Presiden Trump Bicara Soal Dagang dan Senjata
Perdana Menteri India Narendra Modi melambaikan tangan di sebelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri acara "Namaste Trump" di Stadion Sardar Patel Gujarat, di Ahmedabad, India, Senin (24/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Francis Mascarenhas/wsj/djo

Suara.com - Usai disambut dengan meriah, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump duduk bersama para pemimpin India pada Selasa (25/2/2020), untuk pembicaraan mengenai penjualan senjata dan perselisihan dagang yang telah mengakibatkan ketegangan dalam hubungan kedua negara selama beberapa bulan terakhir.

Lebih dari 100.000 orang mengisi stadion kriket di India barat pada Senin (24/2) untuk acara bertajuk "Namaste Trump" dalam resepsi terbesar bagi seorang pemimpin asing selama bertahun-tahun yang disebut Trump sebagai "tampilan budaya dan kebaikan India yang menakjubkan."

Tetapi kedua negara telah berdebat tentang kesepakatan perdagangan dan pada Selasa Trump akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di New Delhi untuk mencoba dan menutup selisih atas komoditas pertanian, peralatan medis, perdagangan digital, dan mengusulkan tarif baru.

AS telah menandatangani perjanjian perdagangan dengan China, dan memisahkan perjanjian dengan Kanada dan Meksiko, serta mendorong perjanjian dengan India yang digambarkan Trump sebagai "raja tarif."

Trump mengatakan dalam rapat umum di Ahmedabad bahwa Modi adalah negosiator yang tangguh tetapi kedua negara berada pada tahap awal kesepakatan besar.

Di New Delhi, Trump mendapat sambutan resmi di istana kepresidenan berdinding bata merah, dengan penghormatan 21 letusan meriam dan prajurit kehormatan berseragam merah yang menunggang kuda.

India adalah salah satu dari sedikit negara besar di dunia di mana peringkat persetujuan pribadi Trump di atas 50 persen dan perjalanan Trump diliput penuh. Beberapa komentator menyebut kunjungan pertama Trump ke negara demokrasi terbesar dunia itu perlu dicatat.

Mereka juga memuji Modi yang memberikan sambutan spektakuler untuk Trump.

"Pelukan Modi-Trump semakin kencang," Times of India menayangkan.

baca juga

Tetapi ketegangan politik di India ditandai dengan adanya protes keras yang terjadi di Delhi pada Senin atas undang-undang kewarganegaraan baru yang menurut para kritikus mendiskriminasi umat Islam dan merupakan upaya lebih lanjut untuk melemahkan fondasi sekuler demokrasi India. Mereka mengatakan hukum adalah bagian dari pola perpecahan yang diikuti oleh Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata yang dipimpin Modi.

Setidaknya lima orang tewas dan sekitar 90 lainnya cedera dalam bentrokan yang terjadi di bagian lain ibu kota, jauh dari pusat kota tempat Modi menjadi tuan rumah Trump.

Dalam pidatonya pada Senin, Trump memuji kebangkitan India sebagai demokrasi yang stabil dan makmur sebagai salah satu pencapaian abad ini.

"Anda telah menunjukkan diri sebagai negara yang toleran. Dan Anda telah melakukannya sebagai negara bebas yang hebat," katanya.

Trump berencana mengangkat masalah kebebasan beragama di India dengan Modi, kata seorang pejabat administrasi pekan lalu.

Delhi juga telah berjuang mengatasi polusi udara yang tinggi dan pada Selasa kualitas udara cukup buruk di 193 pada indeks pemerintah yang mengukur polusi hingga skala 500. WHO menganggap tingkat polusi udara di atas 60 sebagai tidak sehat.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump

India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump

News | Senin, 24 Februari 2020 | 17:26 WIB

Trump Akan Undang Wilder dan Fury ke Gedung Putih Usai Duel Berakhir TKO

Trump Akan Undang Wilder dan Fury ke Gedung Putih Usai Duel Berakhir TKO

Sport | Senin, 24 Februari 2020 | 08:42 WIB

Film Parasite Boyong Piala Oscar, Begini Komentar Nyinyir Donald Trump

Film Parasite Boyong Piala Oscar, Begini Komentar Nyinyir Donald Trump

Lifestyle | Sabtu, 22 Februari 2020 | 07:30 WIB

Sambut Kunjungan Trump, India Bangun Tembok Tutupi Kawasan Kumuh

Sambut Kunjungan Trump, India Bangun Tembok Tutupi Kawasan Kumuh

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 16:57 WIB

Donald Trump Mengejek Parasite, Film Korea Selatan Pemenang Oscar

Donald Trump Mengejek Parasite, Film Korea Selatan Pemenang Oscar

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 13:47 WIB

Pria Ini Ciptakan Patung Donald Trump untuk Disembah

Pria Ini Ciptakan Patung Donald Trump untuk Disembah

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 05:17 WIB

George Soros Desak Mark Zuckerberg Dipecat dari Facebook

George Soros Desak Mark Zuckerberg Dipecat dari Facebook

Tekno | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×