Umumkan Jual Masker Virus Corona Harga Normal, Toko Ini Diserbu Warganet

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 13:34 WIB
Umumkan Jual Masker Virus Corona Harga Normal, Toko Ini Diserbu Warganet
Ramayana jual masker dengan harga normal. (Instagram/@ramayanadeptstore)

Suara.com - Seiring wabah virus corona yang masuk Indonesia, banyak warga dilanda kepanikan karena menipisnya ketersediaan masker di pasaran.

Warga berbondong-bondong memborong masker dan cairan pembersih tangan atau handsanitizer, sebagai upaya menangkal penyebaran virus corona.

Namun, tindakan ini justru memicu kegaduhan lantaran menimbulkan kelangkaan masker. Selain itu, terjadi pula lonjakan harga masker di pasaran.

Melihat kondisi sedemikian rupa, swalayan Ramayana memberikan angin segar kepada para pembeli untuk meredam kepanikan.

Melalui akun Instagram resminya @ramayadeptstore, Ramayana mengumumkan, pihaknya kekinian menjual masker dengan harga normal kepada para pembeli.

"Masker mulai didistribusikan lagi ke supermarket yang ada di Ramayana dan dijual dengan harga normal, gaes," demikian narasi unggahan Ramayana seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/3/2020).

Ramayana menyebutkan, masker yang dijual tersebut diperuntukkan bagi mereka yang sakit untuk mencegah penularan virus di tempat-tempat umum.

"Jika kita merasa tubuh sehat dan berada di lokasi yang juga sehat, tidak perlu menggunakan masker," imbuhnya.

Dalam unggahannya itu, Ramayana juga menyampaikan bahwa setiap pelanggan hanya diperbolehkan untuk membeli sebuah masker. Kebijakan ini dikeluarkan semata-mata untuk kepentingan bersama.

"Per customer hanya boleh beli 1 yah gaes. Bukan untuk di perjualbelikan atau untuk distock. Mari kita utamakan yang sakit atau yang membutuhkan.Semangat semua. Mari kita lewatkan ini bersama sama," tulis Ramayana di akhir narasi.

Sontak, tawaran menarik dari Ramayanam mengundang perhatian warganet yang ramai emberikan sanjungan.

"Bagus banget tindakan Ramayana ini, pertahankan," tulis @irmaulyddina.

Namun di lain pihak, ada warganet mengaku belum bisa menikmati tawaran tersebut.

"Min saya tadi abis dari Ramayana Ciledug, tapi maskernya udah habis," kata @rzkdwlstr.

Sejak dibagikan, unggahan Ramayana telah mendapat 21.331 likes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Corona, DPR Usul Pemerintah Gandeng UMKM Produksi Masker dari Kain

Cegah Corona, DPR Usul Pemerintah Gandeng UMKM Produksi Masker dari Kain

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:25 WIB

Awas, Ketakutan Hadapi Corona Covid-19 Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh

Awas, Ketakutan Hadapi Corona Covid-19 Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:22 WIB

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:21 WIB

Tito Minta Kepala Daerah Tak Timbun Masker Corona, Sindir Wali Kota Risma?

Tito Minta Kepala Daerah Tak Timbun Masker Corona, Sindir Wali Kota Risma?

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:20 WIB

Terkini

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB