Kisah Pilu Perawat Pasien Corona, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ibunya Sendiri

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 09 Maret 2020 | 12:45 WIB
Kisah Pilu Perawat Pasien Corona, Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ibunya Sendiri
Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)

Suara.com - Seorang perawat di Kota Wuhan, China bernama Wu Yaling hanya bisa menyaksikan upacara pemakaman sang ibu melalui panggilan video. Ia tidak diizinkan keluar dari rumah sakit untuk menghadiri pemakaman ibunya karena harus merawat pasien virus corona baru Covid-19.

Dilaporkan Keepo -- jaringan Suara.com, Senin (9/3/2020), Wu Yaling menjadi salah seorang perawat yang bekerja di Fire God Mountain Hospital, salah satu rumah sakit yang dibangun kilat oleh otoritas China untuk merawat para pasien corona.

Salah satu aturan di rumah sakit tersebut adalah seluruh petugas medis tidak diizinkan keluar dari rumah sakit hingga wabah mereda. Hal ini demi menghindari kemungkinan terjadinya penularan virus terhadap masyarakat luar.

Alhasil, Wu Yaling tidak diizinkan untuk menemui ibunya yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit lainnya. Hingga akhirnya sang ibu meninggal, ia juga tetap tak diizinkan untuk datang menghadiri pemakaman sang ibu.

Lewat panggilan video, Wu Yaling hanya bisa memandangi jasad kaku ibunya. Ia memberikan salam penghormatan terakhir kepada sang ibu melalui panggilan video.

Berulang kali ia membungkukkan tubuhnya sebagai tanda penghormatan untuk sang ibu. Tak hentinya Wu Yaling menangis tersedu-sedu menghadapi kenyataan pahit dalam hidupnya yang tak bisa melihat sang ibunda untuk terakhir kalinya.

Rekan-rekan sejawatnya yang menyaksikan momen mengharukan tersebut mencoba untuk menghibur dan menenangkan Wu Yaling. Momen tersebut berhasil diabadikan dalam video dan beredar luas di media sosial.

Banyak orang yang terharu menyaksikan video tersebut. Mereka memberikan apresiasi penuh atas dedikasi para tenaga medis dalam merawat pasien virus corona yang terus bertambah.

Laman worldometers.info menunjukkan data real time pada pukul 01.16 GMT atau 08.16 WIB hari Senin (9/3/2020), tercatat total kasus infeksi di seluruh dunia berjumlah 109.976. Angka kematian mencapai 3.827 jiwa dengan jumlah tertinggi berada di China.

Angka kematian tercatat juga bertambah cukup tinggi di Italia. Kini negara tersebut menyandang status sebagai kota kedua dengan kasus terbanyak di luar China (sebelumnya dipegang Korea Selatan) dan juga di luar Asia. Ada 133 kematian baru dari total 366 angka kematian, dan total kasus infeksi virus corona mencapai 7.375.

Sejumlah kota di Italia bagian utara ditutup, seperti Lombardy, Piedmont, Veneto, Emilia Romagna, dan Marche. Kota-kota ini menjadi pusat penyebaran dan juga berisiko tinggi penyebaran virus corona.

Kabar baik datang dari Iran. Meski total kasus telah menembus angka 6.566 jiwa, namun angka kesembuhan cukup tinggi, yakni 2.135 jiwa dari keseluruhan kasus.

Angka kesembuhan di seluruh dunia juga meningkat terus. Data real time Worldometers pada pukul 01.06 GMT menyatakan jumlah total 62.240 atau 56,59 persen dari keseluruhan kasus, dengan angka kesembuhan tertinggi berada di China yakni 58.600 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 dari 6 Pasien Terinfeksi Virus Corona Demam Tinggi sampai 37 Derajat

2 dari 6 Pasien Terinfeksi Virus Corona Demam Tinggi sampai 37 Derajat

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:55 WIB

Perempuan Diduga WNI Terpapar Corona di Australia, Kemenlu: Kita Telusuri

Perempuan Diduga WNI Terpapar Corona di Australia, Kemenlu: Kita Telusuri

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:42 WIB

Identitas Diungkap Media Bikin Pasien Corona Stres, Yurianto: Sulit Sembuh

Identitas Diungkap Media Bikin Pasien Corona Stres, Yurianto: Sulit Sembuh

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:31 WIB

Warga Korea Diperiksa karena Virus Corona di Bali

Warga Korea Diperiksa karena Virus Corona di Bali

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:30 WIB

Antisipasi Corona, Pemerintah dan DPR AS Bersiap Kerja dari Rumah

Antisipasi Corona, Pemerintah dan DPR AS Bersiap Kerja dari Rumah

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:22 WIB

Tak Hanya Manusia, Amerika akan Karantina Uang yang Datang dari China

Tak Hanya Manusia, Amerika akan Karantina Uang yang Datang dari China

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:18 WIB

Terkait Corona Covid-19, Sekolah Diimbau Giatkan Kampanye Hidup Sehat

Terkait Corona Covid-19, Sekolah Diimbau Giatkan Kampanye Hidup Sehat

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 11:07 WIB

Qatar Larang Pelancong dari 14 Negara Terkait Corona

Qatar Larang Pelancong dari 14 Negara Terkait Corona

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:03 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB