Mahfud MD Sebut Negara Lebih Mudah Menghadapi Kelompok Separatis

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 11 Maret 2020 | 16:13 WIB
Mahfud MD Sebut Negara Lebih Mudah Menghadapi Kelompok Separatis
Menkopolhukam Mahfud MD. [Suara.com/Mahfud MD]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan kekuatan negara lebih unggul daripada kekuatan kelompok separatis. Alasan pernyataan Mahfud itu dikarenakan kekuatan aparat TNI-Polri di Papua lebih kuat ketimbang kelompok separatis.

Mahfud menuturkan pemerintah ketika menghadapi situasi adanya separatis di timur Indonesia itu justru menang dalam jumlah. Perbandingan antara jumlah aparat TNI-Polri dengan jumlah anggota kelompok separatis membuat Mahfud yakin negara mampu mengatasi.

"Kalau dari hitung-hitungan kekuatan militer dari hitung-hitungan kekuatan aparat keamanan kita, itu kita gampang menang hitung-hitungannya ya," tutur Mahfud saat pidato dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengamanan Perbatasan Negara (Rakornas Pamtas) di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Rabu (11/3/2020).

"Berapa kekuatan separatis? Misalnya di Papua taruh lah kemarin dihitung kira-kira 270 orang sekian ya misalkan kita punya ratusan ribu personel dan kita bisa terbuka secara konstitusi tidak sembunyi-sembunyi untuk menyelesaikan itu gampang," sambungnya.

Namun kata Mahfud, pemerintah tidak memilih pendekatan secara gerilya itu karena menurutnya tidak akan mematikan kelompok separatis. Meskipun, TNI-Polri semisal menggunakan pendekatan gerilya tersebut, bukan tidak mungkin anggota separatis justru akan bertambah.

Oleh karena itu, Mahfud mengatakan pemerintah lebih memilih untuk menggunakan pendekatan kesejahteraan. Seperti yang dilakukan Mahfud ketika memimpin rapat koordinasi tingkat menteri dengan pembahasan soal Papua.

Ia mengingatkan kepada seluruh menteri terkait untuk tetap menjalankan kebijakan pendekatan kesejahteraan untuk membangun Papua. Hal itu juga dituangkan pemerintah ke dalam Instruksi Presiden (Inpres) tentang pembangunan Papua yang disebutkan draf-nya nyaris rampung.

"Kita sudah bersepakat memilih pendekatan lain yaitu pendekatan kesejahteraan," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI-Polri Diminta Keluar dari Papua, Mahfud MD: Sehari Saja Ditarik, Hancur

TNI-Polri Diminta Keluar dari Papua, Mahfud MD: Sehari Saja Ditarik, Hancur

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 15:11 WIB

Atur Batas Negara, Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp 24,3 Triliun

Atur Batas Negara, Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp 24,3 Triliun

News | Rabu, 11 Maret 2020 | 14:49 WIB

PON XX Digelar di Papua, Mahfud Pastikan Tak Tambah Pasukan

PON XX Digelar di Papua, Mahfud Pastikan Tak Tambah Pasukan

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 21:42 WIB

Mahfud MD: Bangsa Indonesia Harus Terima Permintaan Maaf Raja Belanda

Mahfud MD: Bangsa Indonesia Harus Terima Permintaan Maaf Raja Belanda

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 21:32 WIB

MA Vonis Lepas Karen Agustiawan, Mahfud MD: Inkrah, Harus Diikuti

MA Vonis Lepas Karen Agustiawan, Mahfud MD: Inkrah, Harus Diikuti

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 20:21 WIB

Terkini

Review Film Verity: Misteri Rumah Terpencil yang Penuh Manipulasi

Review Film Verity: Misteri Rumah Terpencil yang Penuh Manipulasi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tips Memilih Laptop Gaming, Cek 7 Aspek Ini Supaya Awet Buat Main Game Berat

Tips Memilih Laptop Gaming, Cek 7 Aspek Ini Supaya Awet Buat Main Game Berat

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Campur Bahasa Gen Z: Bukti Kecerdasan Otak atau Kemunduran Linguistik?

Campur Bahasa Gen Z: Bukti Kecerdasan Otak atau Kemunduran Linguistik?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Video | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Code-Switching: Ketika Dua Bahasa Bercampur Membentuk Identitas Baru

Code-Switching: Ketika Dua Bahasa Bercampur Membentuk Identitas Baru

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak dan Lindas Ojol di Kawasan Blok M

Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak dan Lindas Ojol di Kawasan Blok M

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sinopsis Udta Teer, Film Dibintangi Ayushmann Khurrana dan Sara Ali Khan

Sinopsis Udta Teer, Film Dibintangi Ayushmann Khurrana dan Sara Ali Khan

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Ini Beda Cut Off Point dan Cut Off Time dalam Lari, Jangan Sampai Salah Paham

Ini Beda Cut Off Point dan Cut Off Time dalam Lari, Jangan Sampai Salah Paham

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Ramalan Zodiak Minggu Terakhir Oktober 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki dan Keberuntungan

Ramalan Zodiak Minggu Terakhir Oktober 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki dan Keberuntungan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Lupin Part 2: Trik Cerdik Membongkar Kejahatan Korupsi Hubert Pellegrini

Lupin Part 2: Trik Cerdik Membongkar Kejahatan Korupsi Hubert Pellegrini

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×