5 Profesi Ini Kena Imbas Jika Terjadi Lockdown dan 4 Berita Populer Lainnya

Dany Garjito | Husna Rahmayunita | Suara.com

Sabtu, 21 Maret 2020 | 07:05 WIB
5 Profesi Ini Kena Imbas Jika Terjadi Lockdown dan 4 Berita Populer Lainnya
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

Suara.com - Kebijakan lockdown bila diterapkan di Indonesia diprediksi memberikan dampak signifikan terhadap sejumlah warga, terutama bagi mereka yang menjalankan lima profesi ini.

Sementara itu, ada sejumlah alasan yang menyebutkan RI disebut sebagai negara dengan rasio kematian tertinggi akibat pandemi virus corona Covid-19.

Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Jumat (20/3/2020)

1. Jika Lockdown Diterapkan, 5 Profesi Ini yang Paling Merasakan Imbasnya

Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

Pemerintah memiliki beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk menekan pertumbuhan angka kasus Covid-19, salah satunya adalah menerapkan lockdown. Namun, pilihan me-lockdown Indonesia ternyata juga menimbulkan persoalan baru pada hajat hidup masyarakat.

Jika pemerintah memberlakukan lockdown, seluruh masyarakat akan diwajibkan untuk tetap berada di rumah untuk mengisolasi diri. Tidak ada kegiatan apapun di luar rumah kecuali dengan izin.

Baca selengkapnya

2. Tetap Jumatan, Warga Tanjung Barat Kaget Tahu Sudah ada Positif Corona

Ilustrasi salat Jumat. [Suara.com/Achmad Ali]
Ilustrasi salat Jumat. [Suara.com/Achmad Ali]

Masjid As-Saadah, Tanjung Barat, Jakarta Selatan tetap menggelar ibadah salat Jumat meski sudah ada imbauan untuk tidak mengadakannya karena mewabahnya virus corona Covid-19. Masyarakat juga tetap memenuhi masjid tersebut.

Salah satu jemaah yang bernama Bimo mengakui sudah mengetahui imbauan itu. Meski demikian, ia tetap ingin menjalankan ibadah yang merupakan kewajiban dalam agama Islam.

Baca selengkapnya

3. RI Jadi Negara dengan Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi, Ini Alasannya

Ruang isolasi virus corona. (Antara)
Ruang isolasi virus corona. (Antara)

Kasus positif virus corona Covid-19 terus melonjak hari demi hari. Jumlah kasus meningkat menjadi 309 orang hingga Kamis (19/3/2020) siang.

Dari jumlah tersebut, 25 orang dinyatakan meninggal dunia yang berarti ada penambahan 6 kasus dari hari sebelumnya. Kenyataan ini kian membuat warga terpukul di tengah upaya memerangi virus corona.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabar Siaga Corona, ASN Pemkot Blitar Malah Studi Banding ke Bandung Barat

Jabar Siaga Corona, ASN Pemkot Blitar Malah Studi Banding ke Bandung Barat

Jatim | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:23 WIB

Pasien Positif Virus Corona di Banten Bertambah Jadi 37 Orang

Pasien Positif Virus Corona di Banten Bertambah Jadi 37 Orang

Banten | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:21 WIB

Jaga Jarak Saf Salat, Masjid Al Azhar Tetap Dibanjiri Jemaah Meski Corona

Jaga Jarak Saf Salat, Masjid Al Azhar Tetap Dibanjiri Jemaah Meski Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:21 WIB

Pemilihan Wagub DKI Jakarta Diundur karena Corona

Pemilihan Wagub DKI Jakarta Diundur karena Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB