Pulang Rawat Pasien Corona, Dokter Disambut Sorak dan Tepuk Tangan Tetangga

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2020 | 17:26 WIB
Pulang Rawat Pasien Corona, Dokter Disambut Sorak dan Tepuk Tangan Tetangga
Dokter disambut meriah oleh tetangga [Twitter.com/ValaAfsha]

Suara.com - Seorang dokter di India disambut tepuk tangan dan sorak pujian para tetangga saat pulang dari rumah sakit ke rumahnya.

Peristiwa tersebut terekam video amatir yang lantas diviralkan oleh pebisnis Vala Afshar melalui Twitter.

"Para tetangga keluar balkon untuk menyemangati dokter ketika ia pulang shift dari rumah sakit," tulis Vala Afshar pada Senin (23/3/2020).

Dalam video viral itu, terlihat seorang dokter mengenakan baju berwarna biru mengendarai motor di sebuah gang.

Ia masih mengalungkan stetoskop dan tersenyum melihat para tetangganya berada di balkon mereka.

Para tetangga bersorak, bertepuk tangan, hingga membunyikan lonceng saat sang dokter turun dari sepeda motor.

Video yang telah ditonton lebih dari 116 ribu kali itu mendapatkan berbagai komentar positif dari warganet.

"Terlihat indah dan melegakan, semoga tuhan melindungi mereka yang kurang tidur karena berusaha menyelamatkan orang lain dan dunia dari virus," komentar akun @oluwakemi_disu.

"Sangat diapresiasi, terimakasih sudah membagikan video menyentuh ini," tambah akun @GloriaLaw5.

Perdana Menteri India, Narendra Modi memang telah menganjurkan warga untuk memberi semangat para dokter, perawat, dan pekerja darurat.

Mengalihbahasakan dari NDTV, pada Kamis (19/3/2020) Modi meminta masyarakat untuk muncul di balkon atau beranda rumah pada pukul 5 sore. Masyarakat diminta bersorak selama lima menit untuk menyemangati tenaga medis.

Dokter disambut meriah oleh tetangga (twitter.com/ValaAfsha)
Dokter disambut meriah oleh tetangga (twitter.com/ValaAfsha)

Stigma Tenaga Medis di Indonesia

Kejadian yang kontradiktif terjadi di Indonesia. Sejak virus corona mewabah di Indonesia, perawat, dan dokter yang bekerja di Rumah Sakit mulai menjadi korban stigma masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah.

Jurnalis senior Sofie Syarief mewakili Harif Fadhillah mengungkapkan hal itu lewat akun Twitter-nya @sofiesyarief. Ia mengatakan bahwa sejumlah perawat dan dokter saat ini mulai menjadi sasaran stigma warga.

"Tadi Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Pak Harif Fadhillah bilang perawat (dan dokter) mulai jadi sasaran stigma warga," tulis @sofiesyarief.

"Beberapa cerita masuk soal upaya pengusiran oleh tetangga karena dianggap jadi pembawa virus. Bahkan anak-anak jadi sasaran," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah, RI Butuh Ribuan Dokter Spesialis

Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah, RI Butuh Ribuan Dokter Spesialis

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:58 WIB

Pemudik Batal ke Jogja, KAI: Pengembalian Tiket Hingga 100 Persen

Pemudik Batal ke Jogja, KAI: Pengembalian Tiket Hingga 100 Persen

Jogja | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:00 WIB

Asyik Kumpul saat Wabah Corona, Netizen: Emak-emak Transfer Data

Asyik Kumpul saat Wabah Corona, Netizen: Emak-emak Transfer Data

Tekno | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:01 WIB

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB