Nekat Beli Susu saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok Polisi

Dany Garjito, Ruhaeni Intan

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:26 WIB
Nekat Beli Susu saat Lockdown, Pria di India Tewas Dikeroyok Polisi
Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Distrik Howrah, Benggala Barat, India, meninggal dunia saat masa Lockdown. Ia tewas usai dikeroyok sejumlah anggota polisi karena kedapatan berada di luar ketika sistem Lockdown tengah diterapkan di India.

Dikutip dari India Today, pria yang berusia 32 tahun itu keluar dari rumah karena hendak membeli susu. Namun, di tengah perjalanan, pria yang diketahui bernama Lal Swami itu dihadang sejumlah polisi.

Nahas, saat itu polisi sedang melakukan patroli guna memastikan bahwa wilayah Benggala Barat benar-benar steril dari kerumunan. Lal Swami yang tengah melintas di jalanan terjaring razia polisi.

Ia dikeroyok hingga babak belur. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat namun nyawanya tak tertolong. Pria itu pun akhirnya meninggal dunia, bukan karena corona melainkan karena hendak membeli susu saat masa Lockdown.

Meski demikian, polisi mengaku bahwa Lal Swami meninggal karena serangan jantung. Mereka bersikeras bahwa pria tersebut memang telah memiliki riwayat penyakit jantung.

Hingga saat ini, Benggala Barat mengonfirmasi 10 kasus corona dan satu di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, otoritas setempat telah menetapkan aturan Lockdown hingga 31 Maret mendatang guna menekan laju penyebaran virus corona. Warga dilarang keluar rumah selama masa Lockdown kecuali untuk keperluan membeli makanan, obat-obatan, dan berobat ke RS.

Polisi juga tak segan memberikan hukuman bagi warga yang kedapatan melanggar. Seperti dilansir dari Instagram ABC World News Tonight, salah satu contoh hukuman bagi warga yang melanggar adalah memegang papan bertuliskan "Saya musuh masyarakat" yang kemudian direkam dan dibagikan di media sosial. Selain itu, polisi juga meminta warga yang bandel untuk melakukan push-up dan squat-jump sambil memegangi telinga.

India sendiri telah melaporkan 657 kasus corona hingga saat ini dan 12 kasus kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Kota Makassar Darurat Virus Corona, Wacanakan Lockdown!

Resmi! Kota Makassar Darurat Virus Corona, Wacanakan Lockdown!

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:41 WIB

Sandiaga Dukung Indonesia Lockdown

Sandiaga Dukung Indonesia Lockdown

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:31 WIB

Banyak yang Minta Lockdown saat Rupiah Anjlok, Ferdinand PD: Ilmu Gaib

Banyak yang Minta Lockdown saat Rupiah Anjlok, Ferdinand PD: Ilmu Gaib

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×