Jumlah Kematian Akibat Virus Corona di Italia Tembus 8.000 Lebih

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:50 WIB
Jumlah Kematian Akibat Virus Corona di Italia Tembus 8.000 Lebih
Situasi penanganan virus corona di salah satu rumah sakti di Italia, dokter mengenakan alat pelindung diri lengkap dan masker. (PIERO CRUCIATTI / AFP)

Suara.com - Italia pada hari Kamis (26/3/2020) melaporkan 662 kematian baru akibat virus corona dalam 24 jam, sehingga jumlah total kematian menjadi 8.165, masih yang tertinggi di dunia.

Dilansir dari kantor berita Anadolu, Jumat (27/3/2020), dari data angka terbaru yang disediakan oleh Departemen Perlindungan Sipil Italia, jumlah kasus di negara itu terus bertambah, sementara angka kematian harian sedikit lebih rendah dibanding pada hari Rabu.

Penularan terkonfirmasi naik 8% dari Rabu hingga mencapai 62.013. Jumlah total orang yang pulih atau sembuh mencapai 10.361.

Episentrum wabah Italia tetap menjadi wilayah Lombardy utara, yang menghitung 4.861 korban saja.

Gubernur Lombardy Attilio Fontana mengatakan pada hari Kamis bahwa ia prihatin dengan fakta bahwa kasus-kasus penularan di wilayah ini terus bertambah.

"Aku khawatir, mungkin kita kehilangan sesuatu," katanya.

Perdana Menteri Giuseppe Conte berpidato di Senat pada Kamis pagi di tengah melonjaknya kritik atas langkah-langkah pemerintah untuk menahan penyebaran virus.

Conte mengatakan bahwa Eropa menghadapi risiko "resesi keras dan parah" setelah pandemi coronavirus dan langkah-langkah luar biasa baru diperlukan untuk menghindari itu.

Dia berjanji bahwa paket ekonomi baru akan disetujui pada bulan April, bernilai lebih dari € 25 miliar ($ 27,5 miliar), mengikuti yang sudah diadopsi pada bulan Maret untuk jumlah yang sama.

Perdana menteri Italia itu juga menyerukan "obligasi pemulihan" Uni Eropa untuk melindungi ekonomi Eropa yang terkena penyebaran virus.

"Eropa akan dapat menghadapi goncangan hanya dengan tindakan luar biasa dan luar biasa," katanya, menjelang pertemuan puncak UE yang akan membahas langkah-langkah darurat untuk mendukung negara-negara yang terkena pandemi.

Setelah pertama kali muncul di Wuhan, China, pada bulan Desember, virus telah menyebar ke setidaknya 175 negara dan wilayah, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di A.S.

Data menunjukkan lebih dari 510.000 kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan jumlah kematian di atas 22.900 dan lebih dari 120.000 pemulihan.

Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang tertular virus hanya menderita gejala ringan sebelum melakukan pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Unik, Warganet Temukan Roti yang Cocok Disantap Saat Pandemi

Nama Unik, Warganet Temukan Roti yang Cocok Disantap Saat Pandemi

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:47 WIB

Kreatif, Ini Cara Pabrikan China Pasarkan Mobil saat Pandemi COVID-19

Kreatif, Ini Cara Pabrikan China Pasarkan Mobil saat Pandemi COVID-19

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:40 WIB

Hasil Studi: AS Duduki Peringkat Pertama Dunia Kasus Virus Corona

Hasil Studi: AS Duduki Peringkat Pertama Dunia Kasus Virus Corona

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:25 WIB

Peraih Nobel Michael Levitt Sebut Pandemi Corona Covid-19 Segera Berakhir

Peraih Nobel Michael Levitt Sebut Pandemi Corona Covid-19 Segera Berakhir

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:41 WIB

Bak Sereal, Warganet Ini Iseng Santap Makanan Kucing Pakai Susu

Bak Sereal, Warganet Ini Iseng Santap Makanan Kucing Pakai Susu

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:12 WIB

Partisipasi Tanggulangi COVID-19, Forwot Serahkan APD ke RSUD Cengkareng

Partisipasi Tanggulangi COVID-19, Forwot Serahkan APD ke RSUD Cengkareng

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2020 | 08:09 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB