Presiden Belarus Sebut Hoki, Sauna, dan Minum Vodka Bisa Tangkal Corona

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 31 Maret 2020 | 16:06 WIB
Presiden Belarus Sebut Hoki, Sauna, dan Minum Vodka Bisa Tangkal Corona
ilustrasi vodka [shutterstock]

Suara.com - Saat negara-negara mulai melakukan pembatasan wilayah dan rumah sakit menghadapi lonjakan kasus yang meningkat setiap hari. Di belahan dunia lain, salah satu negara bekas Uni Soviet masih menjalankan bisnisnya seperti biasa. Para pemimpin di negara itu bahkan punya ramuan yang sangat kontras dengan kebanyakan negara untuk menangkal corona.

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko menyatakan bahwa obat dan penangkal Covid-19 adalah bermain hoki,  minum vodka, dan pergi ke banya (sauna tradisional).

Mengalihbahasakan dari CNN, Lukashenko sendiri telah memimpin Belarus selama 25 tahun. Negara kecil yang berada di antara Rusia dan Polandia itu berpenduduk 9,5 juta orang.

Selain imbauan hoki, vodka, dan banya, Lukashenko juga telah memberlakukan pembatasan wilayah untuk menghindari penyebaran vurus corona. Meskipun restoran, taman, dan bar tetap dibuka.

Anjuran WHO untuk melakukan pembatasan sosial pun tidak dilakukan. Negara tersebut masih mengadakan pekan olahraga bahkan kompetisi sepakbola yang mengundang ratusan penonton.

"Lebih baik mati berdiri daripada hidup dengan berlutut," katanya pada CNN.

"Ini dingin dan sehat, tidak ada yang lebih baik daripada olahraga, terutama es merupakan obat anti-virus yang sebenarnya," tambah Lukashenko sambil mengenakan pakaian hoki.

Per Selasa (31/3/2020), Belarus secara resmi telah mengumumkan 94 kasus Covid-19 di negara tersebut. Meskipun begitu, negara tersebut tetap tidak mengambil tindakan. Lukashenko bahkan merekomendasikan pergi ke banya dan minum vodka pada warganya untuk membunuh virus.

"Saya pernah menyebutkan bahwa orang perlu pergi ke banya untuk melawan berbagai virus, termasuk yang ini, karena Covid-19 tidak suka suhu tinggi dan mati pada suhu lebih dari 60 derajat celcius, seperti yang diberitahukan para ahli kepada saya," kata Lukashenko.

"Ketika Anda keluar dari sauna, Anda seharusnya tidak hanya mencuci tangan tapi juga minum vodka," tambahnya.

CNN menegaskan, tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa Covid-19 bisa mati karena suhu.

Virus Corona dan Alkohol

Suara.com  mengonfirmasi kepada seorang pakar penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, Dr. dr. Sukamto Sp.PD.  Hal ini dikarenakan setiap makanan dan minuman yang masuk ke mulut akan langsung bertemu dengan kelenjar liur. Kelenjar liur tersebut akan mengubah kandungan zat pada makanan.

"Belum lagi nanti masuk ke lambung, di lambung dan usus 12 jari itu ada keluar yang disebut insulin. Jadi begitu dia (makanan atau minuman) masuk ke mulut kemudian ke lambung, si alkohol tadi diubah menjadi gula atau glukosa dan sebagain di metabolisme berakhir di hati yang namanya detoksifikasi," kata dr. Sukamto di Depok, Selasa, (4/2/2020).

Detoksifikasi pada fisiologi sendiri merupakan lintasan metabolisme yang bekerja mengurangi kadar racun dalam tubuh lewat metode penyerapan, distribusi, biotransformasi dan eksresi molekul toksin. Karena itu juga, lanjut dr. Sukamto, orang yang kecanduan alkohol memiliki risiko penyakit hati yang lebih tinggi.

"Orang kecanduan alkohol pada dosis tertentu hatinya rusak. Bisa menjadi fatty liver atau pelemakan hati. Itu yang banyak terjadi di Eropa dan Amerika," lanjutnya.

Kedua, semua proses dalam tubuh tersebut pada akhirnya tidak membuat alkohol bekerja menjadi penyelamat seseorang yang terkena infeksi virus corona. Sebaliknya, alkohol dengan kadar tak seberapa yang telah dikonsumsi malah berubah menjadi gula atau glukosa.

"Artinya, komponen utama dari alkohol itu ya dia akan menjadi gula dan tidak akan bisa membunuh (virus corona) kalau beredar dalam darah. Alkohol juga tidak masuk dalam bagian saluran nafas atas yang terinfeksi corona, yang ada malah merusak hati, sebagai salah satu produsen utama (kekebalan) daya tahan tubuh," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pandemi Corona, Ironis Nasib Tenaga Outsourcing Setelah Dirumahkan

Dampak Pandemi Corona, Ironis Nasib Tenaga Outsourcing Setelah Dirumahkan

Jogja | Selasa, 31 Maret 2020 | 13:02 WIB

Marak Corona, Kapolri: Waspada Modus Baru Perampok Semprot Disinfektan

Marak Corona, Kapolri: Waspada Modus Baru Perampok Semprot Disinfektan

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 12:57 WIB

Idham Aziz Sebut Kebijakan Darurat Sipil Sejalan Maklumat Kapolri

Idham Aziz Sebut Kebijakan Darurat Sipil Sejalan Maklumat Kapolri

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 12:54 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB