Disebut Pembisik Presiden, Luhut: Coba Buktikan, Nanti Saya Cium Tangannya

Dany Garjito

Jum'at, 03 April 2020 | 16:14 WIB
Disebut Pembisik Presiden, Luhut: Coba Buktikan, Nanti Saya Cium Tangannya
Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV. Tangkapan layar (Youtube/KompasTV)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membantah dirinya sebagai pembisik presiden. Ia bahkan berujar bahwa ia akan mencium tangan orang yang bisa membuktikan tudingan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV.

Luhut yang saat itu telekonferensi dengan Rosianna Silalahi menjelaskan bahwa pengambilan keputusan soal corona yang dilakukan presiden bukanlah lambat akan tetapi penuh pertimbangan untuk memperkecil kemungkinan kesalahan.

"Orang bilang presiden lambat, di mananya yang lambat?" tanya Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan.

"Kita harus mendengarkan informasi-informasi atau intelejen-intelejen dari berbagai pihak, sebelum kita membuat keputusan itu, untuk memperkecil kemungkinan kesalahan," kata Luhut Binsar menambahkan.

Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV. Tangkapan layar (Youtube/KompasTV)
Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV. Tangkapan layar (Youtube/KompasTV)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini juga mengatakan bahwa sebelum kebijakan ditetapkan, sudah ada berbagai usulan terkait cara-cara negara di dunia menghadapi corona.

"Kita belajar dari India, Italia, China, Korea Selatan, Malaysia, kita lihat semua itu, nah kita berikan pandangan-pandangan kepada presiden," kata Luhut berujar.

Lebih lanjut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini juga membantah tudingan ia sebagai pembisik presiden.

"Jangan dibilang hanya saya, saya hanya bagian dari sitem itu, jadi kadang orang-orang bilang 'oh, Menko Maritim pembisik', bisik apa? Presiden itu bukan manusia yang bisa diatur-atur kok, beliau (presiden) tahu apa yang harus dilakukan," kata Luhut Binsar Pandjaitan memberikan penjelasan.

baca juga

Kemudian Rosianna Silalahi memberikan contoh kecilnya.

"Waktu itu contoh kecilnya begini pak Luhut, sudah ada rekomendasi yang akan digodok, difinalkan, soal pembatasan atau penghentian bus antar-kota antar-provinsi, untuk memutus rantai penyebaran virus corona, katanya karena pak Luhut maka itu batal semua, 'man behind all the scene', 'the real president'," kata Rosianna Silalahi.

Luhut pun langsung menyahut,"Suruh aja orang yang ngomong itu datang ke saya, suruh buktiin, nanti saya cium tangannya," kata Luhut Binsar Pandjaitan memberikan tanggapan.

Mendengar jawaban tersebut, Rosianna Silalahi langsung tersenyum.

Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV. Tangkapan layar (Youtube/KompasTV)
Luhut Binsar Pandjaitan ketika menjadi narasumber program acara ROSI episode Indonesia Darurat Kesehatan yang tayang Kamis (02/04) di Kompas TV. Tangkapan layar (Youtube/KompasTV)

"Ndak pernah saya ngomong itu kok, jadi yang kayak gini-gini (tudingan--red) janganlah dibuat-buat, nggak baik, saya selalu mengikuti mekanisme yang ada, dan saya gunakan logika saya, jalan nggak, bener nggak, nggak pernah itu proses ngomong-ngomong itu, saya menutup, menghalangi, sama sekali tidak," ujar Luhut menjelaskan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pun mempersilakan untuk cross check bertanya ke Dirjen-Dirjen terkait soal kebijakan menangani corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Usul Luhut Hapus Delik Kerugian Negara Disorot Eks KPK: Prabowo Harus Koreksi

Usul Luhut Hapus Delik Kerugian Negara Disorot Eks KPK: Prabowo Harus Koreksi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

Gagasan Rugi Bukan Korupsi ala Luhut, Solusi Investasi atau Kemunduran Pemberantasan Rasuah?

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

Usul Unsur Kerugian Negara Dihapus dari Korupsi, Luhut Disentil Dua Politisi PKS

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Delik Korupsi Dinilai Ancam Pemberantasan Korupsi

Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Delik Korupsi Dinilai Ancam Pemberantasan Korupsi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

KPK Peringatkan Dampak Usulan Luhut Hapus Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

KPK Peringatkan Dampak Usulan Luhut Hapus Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:37 WIB

MTI Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara Dalam Korupsi, Singgung Akuntabilitas Danantara

MTI Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara Dalam Korupsi, Singgung Akuntabilitas Danantara

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Begini Respons KPK

Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Begini Respons KPK

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

×