Dear Warga, Gunakan MRT Hanya Dalam Keadaan Mendesak Selama Jakarta PSBB

Minggu, 12 April 2020 | 13:17 WIB
Dear Warga, Gunakan MRT Hanya Dalam Keadaan Mendesak Selama Jakarta PSBB
Antrean penumpang di halte MRT Duku Atas imbas kebijakan pembatasan angkutan umum di Jakarta mengantisipasi corona, Senin (16/3/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta meminta masyarakat agar tak bepergian terlebih lagi menggunakan angkutan umum. Salah satunya adalah menggunakan angkutan Moda Raya Terpadu (MRT).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan masyarakat sudah mulai mengikuti imbauan ini. Ia mengklaim jumlah penumpang MRT sudah menurun hingga 90 persen.

Ia mengatakan sejak Jumat (10/4/2020) lalu, jumlah penumpang mencapai pada angka 1.404 penumpang dalam satu hari, jauh berbeda dengan jumlah penumpang hari sebelumnya yaitu sebanyak 7.158 penumpang.

"Penurunan jumlah penumpang ini telah turun 90 persen dimana sebelum pandemi COVID-19 terjadi, jumlah rata-rata penumpang mencapai 90-100 ribu penumpang per hari," kata William dalam keterangan tertulis yang dikutip suara.com, Minggu (12/4/2020).

Ia lantas mengapresiasi sebesar- besarnya kepada masyarakat yang telah ikut serta bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona COVID-10 ini.

“Harapannya jumlah penumpang MRT Jakarta akan terus menurun selama PSBB DKI Jakarta diterapkan, kami berharap MRT Jakarta digunakan hanya untuk hal mendesak saja,” ungkapnya.

Karena itu ia mengimbau masyarakat untuk tetap berkegiatan di rumah dalam rangka memutus penyebaran virus COVID-19. Namun ia mengatakan jika ada warga terpaksa keluar rumah dan naik MRT, ia meminta ketentuannya diikuti.

“Fokus MRT Jakarta adalah terus mendorong upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19, sambil memastikan layanan tetap prima dan terbaik bagi masyarakat,” pungkas William.

Selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berlangsung, MRT Jakarta hanya beroperasi pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB.

Baca Juga: Penganiaya Perawat Klinik di Semarang saat Wabah Corona Jadi Tersangka

Selain itu dilakukan juga pembatasan jumlah maksimal 60 orang satu gerbong kereta atau 360 orang per rangkaian kereta, jarak antar kereta (headway) 20 menit. Masyarakat juga diminta melakukan penerapan physical distancing di area stasiun dan kereta, serta kewajiban pemakaian masker bagi seluruh penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI