alexametrics

Kuliah Daring Tapi Susah Sinyal saat Corona, Mahasiswa Bikin Rumah Pohon

Reza Gunadha
Kuliah Daring Tapi Susah Sinyal saat Corona, Mahasiswa Bikin Rumah Pohon
Rumah Pohon Mahasiswi untuk Mempermudah Perkuliahan. [Koleksi Makassar Terkini]

Awalnya ketika perkuliahan saya harus pergi ke desa lain agar mendapat jaringan lebih baik. Untuk itulah saya bersama paman dan ayah saya berpikir untuk membuat rumah pohon."

Suara.com - Pandemi virus corona covid-19 memberikan dampak bagi semua lini kehidupan, termasuk memicu institusi pendidikan tinggi untuk mengubah tipikal pembelajaran.

Sebagaimana kampus UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, yang harus melaksanakan perkuliahan dalam bentuk daring.

Efek dari perkuliahan daring tersebut membuat sebagian mahasiswa yang berasal dari daerah-daerah luar Makassar kembali ke kampung halaman, dengan harapan agar terhindar dari virus korona tersebut.

Namun, ada sebagian daerah yang ketersediaan jaringan untuk mengakses internet belum stabil, dan itu yang kemudian berdampak pula terhadap kelancaran proses perkuliahan daring tersebut.

Baca Juga: Buat Materi Kuliah Online di Podcast, Dosen Ini Tuai Pujian

Hal tersebutlah yang dialami oleh Nurwasilah salah satu mahasiswi UIN Alauddin yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat kemudian berinisiatif untuk membuat rumah pohon demi kelancaran dalam mengakses perkuliahan.

“Inisiatif rumah pohon tersebut muncul karena di sini jaringan untuk mengakses internet sulit untuk didapatkan sehingga dengan adanya rumah pohon tersebut,” kata Nurwasilah.

“Diharapkan agar perkuliahan saya yang secara online dapat saya ikuti dengan baik,” ucap mahasiswi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyah UINAM ini saat diwawancarai kontributor Makassar Terkini--jaringan Suara.com, Sabtu 18 April 2020.

Kronologis pembuatan rumah kayu tersebut berawal saat ia ketika ingin mengikuti perkuliahan online maka harus berpidah ke desa lain yang memiliki jaringan lebih baik.

Sehingga dengan mempertimbangkan efisiensi jika setiap perkuliahan harus pergi jauh maka dengan inisiatif bersama paman dan ayahnya, maka dibuatlah rumah pohon tersebut dengan tujuan utama mendapatkan jaringan yang baik.

Baca Juga: Kuliah Online saat Corona Picu Ketimpangan Akses Bagi Mahasiswa Miskin

“Awalnya ketika perkuliahan saya harus pergi ke desa lain agar mendapat jaringan yang lebih baik untuk itulah saya bersama paman dan ayah saya berpikir untuk membuat rumah pohon sehingga akses jaringan sedikit lebih baik,” sambungnya.

Komentar