Dijuluki Ratu Eksekusi, Adik Kim Jong-un Diklaim Lebih Brutal dari Kakaknya

Angga Roni Priambodo | Suara.com

Minggu, 26 April 2020 | 09:34 WIB
Dijuluki Ratu Eksekusi, Adik Kim Jong-un Diklaim Lebih Brutal dari Kakaknya
Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]

Suara.com - Gonjang-ganjing tentang kondisi kesehatan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un terus beredar. Belakangan, Kim Jong-un dirumorkan sudah tutup usia.

Tapi jauh sebelum dirumorkan meninggal dunia, kondisi pria berbadan tambun itu memang tengah menjadi sorotan usai menjalani operasi jantung beberapa waktu lalu.

Publik pun seakan liar menebak, siapa yang akan memimpin negeri yang sangat tertutup dan misterius itu jika sang pemimpin mangkat.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa adik perempuan Kim yaitu Kim Yo-jong diprediksi akan menjadi suksesor sang kakak bila skenario terburuk terjadi.

Namun, publik justru dibuat ketakutan jika perempuan berusia 31 tahun itu memimpin Korea Utara, apa alasannya?

Menurut sejumlah pihak, wanita kelahiran 26 September 1988 itu bisa lebih tegas dari Kim Jong-un yang dikenal sudah sangat brutal terhadap orang-orangnya sendiri.

Tak tanggung-tanggung, belum juga memimpin Korea Utara, Kim Yo-jong sudah mendapat julukan sebagai ratu eksekusi. Apa jadinya ketika dia berkuasa?

Profesor Natasha Lindstaedt, kepada Daily Mirror pada Sabtu (25/4/2020) menyatakan bahwa  gender tak menjadi penghalang untuk menjadi 'tiran baru' di Korea Utara.

Pakar politik itu menyebut bergabungnya Kim Yo-jong sebagai pimpinan Korut menjadikan tradisi keluarga Kim Il-sung memimpin Korut sejak 1948 terus terjaga.

"Saya tidak percaya posisinya sebagai perempuan bakal melemahkan posisinya jika dia memegang kekuasaan," kata Lindstaedt.

Hal itu tak lepas dari anggapan rakyat Korut bahwa keluarga Kim merupakan wakil Tuhan yang mengurusi segala aspek kehidupan.

Potensi Yo-jong menduduki kursi posisi 'Supreme leader' makin terbuka lebar karena seringnya wanita itu terlihat di hadapan publik beberapa waktu belakangan.

"Sangat dimungkinkan dia akan mengambil pendekatan yang lebih kejam dari kakaknya terhadap dunia, terlebih karena level kemiskinan yang mereka alami" imbuh Lindstaedt.

Kim Yo-jong adalah anak kelima Kim Jong-il. Ia disebut dekat dengan kakaknya, Kim Jong-un. Kedekatan itulah yang membuat dirinya difavoritkan menjadi pengganti sang kakak dibanding kakak-kakaknya yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, Beredar Rumor Kim Jong Un Meninggal Dunia

Heboh, Beredar Rumor Kim Jong Un Meninggal Dunia

News | Minggu, 26 April 2020 | 07:52 WIB

Dikabarkan Kritis, Kim Jong Un Terlihat Bugar di Kota Wonsan

Dikabarkan Kritis, Kim Jong Un Terlihat Bugar di Kota Wonsan

News | Jum'at, 24 April 2020 | 20:31 WIB

Trump Buka Suara Soal Kabar Kim Jong Un Sakit Parah

Trump Buka Suara Soal Kabar Kim Jong Un Sakit Parah

News | Jum'at, 24 April 2020 | 12:02 WIB

5 Teori Liar Seputar Hilangnya Pemimpin Korut Kim Jong Un

5 Teori Liar Seputar Hilangnya Pemimpin Korut Kim Jong Un

News | Jum'at, 24 April 2020 | 09:12 WIB

Jika Kim Jong Un Meninggal, Ahli Prediksi Terjadi Krisis dan Perang Saudara

Jika Kim Jong Un Meninggal, Ahli Prediksi Terjadi Krisis dan Perang Saudara

News | Kamis, 23 April 2020 | 17:45 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB