Topang Krisis Ekonomi, Lebanon Jadi Negara Arab Pertama Legalkan Ganja

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 03:40 WIB
Topang Krisis Ekonomi, Lebanon Jadi Negara Arab Pertama Legalkan Ganja
Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)

Suara.com - Lebanon menjadi negara Arab pertama yang melegalkan pertanian ganja untuk keperluan medis dan industri. Hal tersebut tak lepas dari krisis yang terjadi akibat pandemi virus corona.

Langkah tersebut diklaim dapat menghasilkan ekspor dan mata uang asing yang menguntungkan ketika Lebanon berjuang mengatasi krisis. Sebelum dilegalkan, ganja telah lama dibudidayakan secara ilegal dan terbuka di Lembah Bekaa.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, Lebanon adalah pemasok ganja terbesar ketiga di dunia, setelah Maroko dan Afghanistan.

Dilansir dari Independent.co.uk, undang-undang yang mengatur tentang upaya budidaya sudah disahkan. Namun pemerintah Lebanon menyatakan penggunaan tetap ilegal.

Menurut laporan Daily Star, undang-undang tersebut bertujuan untuk membangun industri bernilai jutaan dolar yang dapat menghasilkan produk mulai dari tekstil hingga farmasi, dan bahkan barang-barang seperti minyak cannabidiol (CBD).

Kebijakan ini tak lepas dari tentangan suatu kelompok yakni Hezbollah, kelompok paramiliter dan politik Syiah didukung Iran yang mengendalikan petak-petak Lembah Bekaa.

Namun aksi menentang oleh kelompol tersebut dimaklumi oleh anggota parlemen yang mengatakan adanya dorongan motif ekonomi di baliknya.

"Kami menjaga moral dan sosial, tetapi hari ini ada kebutuhan untuk membantu ekonomi dengan cara apa pun," kata Alain Aoun, anggota parlemen senior dalam Gerakan Patriotik Bebas.

Gagasan melegalkan ganja untuk industri oleh Pemerintah Lebanon sudah mulai sejak tahun 2018. Bahkan sebuah konsultan perusahaan memperkirakan bahwa industri ini dapat menghasilkan sebanyak 1 miliar dolar per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok

Dampak Corona: Krisis Ekonomi Terasa di Lebanon, Warga dan Aparat Bentrok

News | Selasa, 28 April 2020 | 17:12 WIB

Sadis! Pria Lebanon Mengamuk Bantai Istri, Saudara dan 6 Orang Saat Corona

Sadis! Pria Lebanon Mengamuk Bantai Istri, Saudara dan 6 Orang Saat Corona

News | Rabu, 22 April 2020 | 13:36 WIB

Menengok Tradisi Tembak Meriam Saat Ramadan di Lebanon

Menengok Tradisi Tembak Meriam Saat Ramadan di Lebanon

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB