Minta Dipulangkan, WNI Jamaah Tabligh di India: Kadang Makan Pakai Garam

Rizki Nurmansyah

Rabu, 29 April 2020 | 15:30 WIB
Minta Dipulangkan, WNI Jamaah Tabligh di India: Kadang Makan Pakai Garam
Petugas kepolisian India mengawal anggota Jamaah Tabligh asal Indonesia, yang sebelumnya mengikuti acara Tabligh di Masjid Nizamuddin, New Delhi, India, setelah penangkapan mereka awal pekan ini di Mumbai, Selasa (28/4/2020). [AFP]

Suara.com - Ali Sahbana, anggota Jamaah Tabligh asal Indonesia di India, berharap pemerintah Indonesia mau membantu kepulangan dirinya ke Tanah Air.

Saat ini, Ali bersama 85 WNI masih menjalani proses karantina di salah satu pusat karantina kawasan New Friends Colony, New Delhi.

"Mulai karantina tanggal 2 (April) sampai sekarang," kata Ali dikutip dari BBC News Indonesia—jaringan Suara.com—Rabu (29/4/2020).

Kementerian Luar Negeri Indonesia mencatat lebih dari 700 WNI anggota Jamaah Tabligh mengikuti acara Tabligh Akbar di Masjid Nizamuddin, Delhi, pada pertengahan 13-15 Maret lalu.

Mereka berbaur bersama ribuan orang lainnya. Pertemuan besar Jamaah Tabligh ini dilaporkan sebagai pemicu penyebaran virus Corona di India.

India kemudian menerapkan karatina wilayah atau lockdown. Sebagian besar WNI peserta Jamaah Tabligh dikarantina.

Mereka ditempatkan di lebih dari 20 pusat karantina yang tersebar di seluruh India.

Negatif Covid-19

Sementara itu, Ali mengaku telah mendapat kabar baik bahwa dirinya bersama 85 WNI lainnya telah dinyatakan negatif Covid-19.

baca juga

"Tadi pagi dapat berita baik dari dokter mengenai berita keadaan kesehatan kami, bahwa semua negatif dari Covid-19. Kemudian saya tanya kapan kami bisa keluar dari karantina ini? Itu dokter sampaikan itu tanggal 30 (April) sudah bisa keluar," kata Ali.

Ali juga mengaku, bersama puluhan WNI Jamaah Tabligh, dijanjikan mendapatkan surat keterangan negatif Covid-19 dari otoritas setempat.

"Besok pagi baru mau diserahkan. Cuma tidak tahu apakah satu surat berempat nama, atau per orang. Itu belum jelas juga," ungkapnya.

Kehabisan Uang

Selama menjalani masa karantina WNI Jamaah Tabligh tak diizinkan membeli makanan dari luar.

Mereka dikurung di dalam ruangan dengan makanan itu-itu saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenlu Pastikan 10 WNI Jamaah Tabligh di India Telah Dibebaskan

Kemenlu Pastikan 10 WNI Jamaah Tabligh di India Telah Dibebaskan

News | Selasa, 28 April 2020 | 21:06 WIB

10 WNI Jamaah Tabligh Ditahan oleh Kepolisian Mumbai

10 WNI Jamaah Tabligh Ditahan oleh Kepolisian Mumbai

News | Selasa, 28 April 2020 | 10:39 WIB

India dan Pakistan Longgarkan Kebijakan Lockdown

India dan Pakistan Longgarkan Kebijakan Lockdown

News | Minggu, 26 April 2020 | 11:04 WIB

WNI Jamaah Tabligh di India Depresi Selama Karantina

WNI Jamaah Tabligh di India Depresi Selama Karantina

News | Kamis, 23 April 2020 | 05:32 WIB

Terjebak Lockdown India, 6 Pelancong Tinggal di Gua Selama 25 Hari

Terjebak Lockdown India, 6 Pelancong Tinggal di Gua Selama 25 Hari

News | Rabu, 22 April 2020 | 14:17 WIB

Terkini

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:31 WIB

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:11 WIB

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:02 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

×