Berkurangnya Pemancing dan Kapal, Lumba-Lumba Muncul di Selat Bosphorus

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 30 April 2020 | 15:58 WIB
Berkurangnya Pemancing dan Kapal, Lumba-Lumba Muncul di Selat Bosphorus
Seekor Lumba-Lumba Melintas di Selat Bosphorus. (AFP/Ozan KOSE)

Suara.com - Beberapa lumba-lumba muncul di perairan Istanbul, Turki, menyusul deretan hewan-hewan lain yang mengunjungi kawasan kota yang biasanya ramai manusia tersebut.

Lumba-lumba ini terlihat di Bosphorus, kota Istanbul, Turki, sebuah selat di jantung kota Istanbul yang menghubungkan Mediterania dengan Laut Hitam.

Mengutip dari laman Barrons, fenomena langka ini terjadi akibat berkurangnya aktivitas manusia di Bosphorus yang saat ini tengah menerapkan lockdown.

Kepala Asosiasi Nelayan Amatir dan Olahraga Memancing Erol Orkcu mengatakan, berkurangnya jumlah kapal akibat lockdown, membuat banyak ikan di perairan tersebut. Hal ini kemudian menarik perhatian hewan mamalia ini.

"Turunnya lalu lintas kapal dan manusia di Bosphorus memberikan dampak yang besar," kata Orkcu kepada AFP.

"Hewan-hewan darat dan laut bisa lebih leluasa. Hal ini yang memungkinkan lumba-lumba mendekat ke garis pantai," tambahnya.

Sebelum pandemi, memnacing menjadi kegiatan sehari-hari yang mudah dijumpai di Istanbul, Bosphorus akan penuh dengan ratusan pemancing. Namun saat ini, pantai itu kosong.

Seekor Lumba-Lumba Melintas di Selat Bosphorus. (AFP/Ozan KOSE)
Seekor Lumba-Lumba Melintas di Selat Bosphorus. (AFP/Ozan KOSE)

Seorang pelaut yang mendedikasikan diri memotret lumba-lumba, Yoruk Isik, menyebut hewan mamalia itu berani mendekat ke pantai karena berkurangnya aktivitas manusia.

"Lumba-lumba semakin dekat ke pantai karena tidak adanya pemancing yang biasanya memenuhi garis pantai," kata Isik.

baca juga

"Saya menyebutnya (memancing) teror, karena 90 persen dari mereka tidak menyadari apa yang mereka lakukan dan menyebabkan pencemaran lingkungan yang luar biasa," tambahnya.

Kemunculan lumba-lumba dipandang sebagai indikator sehatnya ekosisten laut. Mengutip karya sastrawan Turki, Yasar Kemal, lumba-lumba kerap diburu unutuk diambil minyaknya.

Sejak 1983, perburuan mamalia laut telah dilarang di Turki, dan lumba-lumba dilindungi oleh hukum.

Menurut laporan Worldometers, hingga Rabu (29/4) Turki memiliki 114.653 kasus Covid-19 dengan total 2.992 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Dua Minggu, Turki Berhasil Produksi Ventilator Mekanik

Hanya Dua Minggu, Turki Berhasil Produksi Ventilator Mekanik

Video | Rabu, 29 April 2020 | 11:00 WIB

Aksi Tim Medis Turki Berjoget di Samping Ambulans

Aksi Tim Medis Turki Berjoget di Samping Ambulans

Video | Selasa, 28 April 2020 | 21:15 WIB

Halte Bus Di Inggris Disulap Jadi Galeri Seni Anak-anak saat Lockdown

Halte Bus Di Inggris Disulap Jadi Galeri Seni Anak-anak saat Lockdown

News | Rabu, 29 April 2020 | 03:45 WIB

Terkini

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:25 WIB