Telan 1 Nyawa, Tawuran Gengster Jagakarsa Disebut Curi Momen PSBB dan Puasa

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:05 WIB
Telan 1 Nyawa, Tawuran Gengster Jagakarsa Disebut Curi Momen PSBB dan Puasa
Ilustrasi remaja pelaku tawuran. (Foto dok. Polres Metro Jakarta Barat)

Suara.com - Tawuran dua kelompok yang pecah di sekitar Pertigaan Asem, Jalan M. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan menewaskan satu pemuda berinsial ST. Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

E (31), penjual buah yang biasa berdagang di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut lantaran masih tertidur. Namun, dia mendengar kabar ada bentrokan antara kelompok Setu Orang Santai dan Kelompok Blimbing Official.

"Kalau peristiwa persisnya saya kurang begitu paham, sebab saya masih tidur. Tapi pas pagi hari saya dengar kabar memang ada yang habis tawuran," kata E saat dijumpai di sekitar lokasi kejadian, Jumat (1/5/2020).

Dia mengatakan, lokasi bentrokan tersebut memang sepi pada saat malam hingga dini hari. Sehingga, kedua kelompok memilih bentrok pada pukul 03.00 WIB atau menjelang sahur.

"Kalau di sekitar sini memang sepi ketika malam menjelang dini hari. Mungkin anak-anak yang tawuran sengaja memanfaatkan momen itu," sambungnya.

Hal tersebut juga dituturkan oleh JT (45), seorang juru parkir yang biasa bekerja di sekitar lokasi. Menurutnya, aktivitas yang sepi saat dini hari dipilih kedua kelompok untuk saling bentrok.

"Anak-anak itu mungkin memanfaatkan situasi yang sepi. Apalagi sekarang lagi PSBB, ditambah sedang berlangsung bulan puasa," kata dia.

JT pun mengaku tidak melihat insiden tawuran tersebut. Dia menyebut, kedua kelompok bisa saja sudah janjian terlebih dahulu sebelum bentrokan pecah.

"Kalau kejadiannya saya tidak tahu. Padahal saya malam hari masih sempet nongkrong di sini. Mungkin mereka janjian sebelum tawuran," beber JT.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono menyampaikan ada dua kelompok remaja yang terlibat tawuran di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis dini hari. Tawuran maut itu menelan satu nyawa. 

Menurutnya, kedua kelompok remaja yang tawuran tersebut sebelumnya melakukan janjian melalui medsos.

"Kejadian berawal dari saling menantang 2 Kelompok Remaja yang mengatasnamakan Kelompok Setu Orang Santai di akun Media Sosial Instagram @setuorangsantai dengan Kelompok Blimbing Oficial di Instagram blimbing_oficial untuk mengajak Tawuran di TKP," kata Kapolres kepada wartawan, kemarin. 

Kedua kelompok remaja tersebut akhirnya bertemu tepatnya di Jalan M Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada pukul 03.00 WIB. Kedua kelompok tersebut pun saling serang dengan senjata tajam sehingga mengakibatkan korban terluka.

"Kedua kelompok bertemu di TKP dan Pelaku dan korban yang sama-sama bawa sajam jenis celurit saling serang," ungkapnya.

Menurut Budi, akhirnya korban mengalami luka bacok di bagian dada dan lengan kanan bagian belakang. Mendapat luka tersebut, korban pun kemudian terjatuh seketika dan pelaku melarikan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrok Berdarah di Keerom Papua, Satu Warga Tewas Kena Panah

Bentrok Berdarah di Keerom Papua, Satu Warga Tewas Kena Panah

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 14:45 WIB

Tawuran Gengster Jagakarsa, 1 Orang Tewas, 2 Pemuda Ditangkap Polisi

Tawuran Gengster Jagakarsa, 1 Orang Tewas, 2 Pemuda Ditangkap Polisi

News | Kamis, 30 April 2020 | 21:41 WIB

Dililit Kawat dan Diisi Batu, Perang Sarung di Tangsel Telan Dua Nyawa

Dililit Kawat dan Diisi Batu, Perang Sarung di Tangsel Telan Dua Nyawa

Banten | Kamis, 30 April 2020 | 11:19 WIB

ABG Tewas Posisi Sujud, Diserempet Kereta saat Kejar Musuh Tawuran

ABG Tewas Posisi Sujud, Diserempet Kereta saat Kejar Musuh Tawuran

News | Jum'at, 17 April 2020 | 10:44 WIB

APD Diduga Bekas Pakai Dibuang di Got Jagakarsa, Polisi Turun Tangan

APD Diduga Bekas Pakai Dibuang di Got Jagakarsa, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 08 April 2020 | 13:58 WIB

Turut Perangi Corona, ACC Salurkan Alat Bantu Kesehatan

Turut Perangi Corona, ACC Salurkan Alat Bantu Kesehatan

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:00 WIB

Emak-emak di Jagakarsa Meninggal Diduga Corona, Tinggal Dekat Stasiun

Emak-emak di Jagakarsa Meninggal Diduga Corona, Tinggal Dekat Stasiun

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 11:28 WIB

Diduga Suspect Corona Meninggal di Jagakarsa, Warga Diminta Jaga Jarak

Diduga Suspect Corona Meninggal di Jagakarsa, Warga Diminta Jaga Jarak

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 09:56 WIB

Awalnya Konvoi Motor, Satu Pelajar Tewas Akibat Tawuran Maut di Cikarang

Awalnya Konvoi Motor, Satu Pelajar Tewas Akibat Tawuran Maut di Cikarang

Jabar | Kamis, 20 Februari 2020 | 12:16 WIB

Pelajar Jadi Korban Tawuran Maut di Depok, Leher hingga Kaki Kena Bacok

Pelajar Jadi Korban Tawuran Maut di Depok, Leher hingga Kaki Kena Bacok

Jabar | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB