Cari Pemudik Lewat Medsos, Travel Gelap Naikan Tarif Hingga Tiga Kali Lipat

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 11 Mei 2020 | 11:06 WIB
Cari Pemudik Lewat Medsos, Travel Gelap Naikan Tarif Hingga Tiga Kali Lipat
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan oknum sopir travel gelap yang melayani jasa mudik di tengah larangan pemerintah memasang tarif hingga empat kali lipat dari harga normal. Kebanyakan dari mereka menawarkan jasa mudik lewat media sosial.

Menurut Sambodo, ratusan sopir travel gelap itu biasanya membawa penumpang mudik dengan tujuan ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Contoh yang mau ke Brebes, Jawa Tengah, tiketnya Rp 500 ribu, padahal harga normal Rp 150.000. Ada yang ke Cirebon, tiketnya Rp 300 ribu, padahal harga normal Rp 100.000," kata Sambodo saat jumpa pers seperti dikutip dari saluran YouTube Polda Metro Jaya, Senin (11/5/2020).

Adapun, Sambodo menejelaskan selain menawarkan jasa layanan mudik lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram, sopir travel gelap itu juga biasa menawarkannya dari mulut ke mulut.

Lebih lanjut, Sambodo bahkan menyebut jika berdasar keterangan dari sopir travel gelap yang berhasil diamankan, mereka mengaku telah beberapa kali telah berhasil membawa penumpang hingga ke kota tujuan.

"Jadi ada beberapa yang memang sudah bisa sekali dua kali ngantar ke Jawa kemudian balik lagi ke Jakarta dan mengantar lagi," ungkap Sambodo.

Untuk diketahui, sebanyak 228 kendaraan travel gelap dan 1.389 penumpang terjaring Operasi Ketupat dan Larangan Mudik sejak 24 April hingga 11 Mei 2020. Sebagian besar kendaraan travel gelap itu terjaring operasi saat hendak menyelundupkan pemudik lewat jalur-jalur tikus.

Dari 228 kendaran travel gelap, 202 diantaranya terjaring operasi dalam kurun waktu tiga hari, yakni sejak tanggal 8 hingga 10 Mei 2020. Ratusan kendaraan travel gelap itu terjaring operasi diantaranya di gerbang tol, jalan arteri, hingga jalur tikus.

"Sebagian besar ditangkap di jalur tikus karena kita sudah mapping pergerakan mereka dan bisa kita amankan di jalur-jalur tersebut."

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melarang masyarakat untuk mudik lebaran sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Virus Corona baru Covid-19. Aturan tersebut resmi diberlakukan sejak 24 April 2020.

Polda Metro Jaya pun telah mendirikan 18 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 18 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Travel Gelap Antarkan Pemudik Diamankan dalam Operasi Ketupat 2020

Travel Gelap Antarkan Pemudik Diamankan dalam Operasi Ketupat 2020

Otomotif | Senin, 11 Mei 2020 | 10:54 WIB

Polisi Sebut Ratusan Travel Gelap Nekat Selundupkan Pemudik via Jalur Tikus

Polisi Sebut Ratusan Travel Gelap Nekat Selundupkan Pemudik via Jalur Tikus

News | Senin, 11 Mei 2020 | 10:52 WIB

18 Hari Larangan Mudik: 228 Travel Gelap Ditahan, 1.389 Pemudik Dihalau

18 Hari Larangan Mudik: 228 Travel Gelap Ditahan, 1.389 Pemudik Dihalau

News | Senin, 11 Mei 2020 | 10:11 WIB

Nekat Angkut Pemudik dari Jakarta, 202 Mobil Travel Gelap Ditahan Polisi

Nekat Angkut Pemudik dari Jakarta, 202 Mobil Travel Gelap Ditahan Polisi

News | Senin, 11 Mei 2020 | 09:39 WIB

Polda Metro Jaya Sebut Masih Ada Pemudik yang Bandel Ingin Mudik

Polda Metro Jaya Sebut Masih Ada Pemudik yang Bandel Ingin Mudik

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 19:04 WIB

Terkini

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:51 WIB