Dukung Tes Covid-19 Diperbanyak, Faisal Basri Sindir Para Menteri Jokowi

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 14 Mei 2020 | 09:18 WIB
Dukung Tes Covid-19 Diperbanyak, Faisal Basri Sindir Para Menteri Jokowi
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Ekonom Faisal Basri mendukung dan meminta pemerintah untuk memperbanyak tes virus corona atau Covid-19. Sebab, menurutnya hanya dengan tes, Indonesia dapat menang melawan Covid-19 dan ekonominya pulih.

Hal tersebut disampaikanya dalam acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (13/5/2020) malam. Faisal Basri juga menyindir para menteri Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara tersebut.

"Pak Jokowi diminta mendisiplinkan menterinya enggak usah ngomong Covid deh kalau bukan bidangnya. Ngaco, udah hampir pasti ngaco," ujar Faisal.

Menurutnya, Indonesia dalam menghadapi pandemi ini diibaratkan seperti kehilangan panglima perang.

"Kalau menurut saya ini, kan ini menghadapi perang tapi panglimanya enggak jelas siapa. Tadi mbak Najwa tunjukkan itu semua menteri, menteri-menteri senior bicara selera masing-masing," kata Faisal kepada pembawa acara Najwa Shihab.

Ia melanjutkan, "Untuk Covid ini serahkan kepada panglima perang atau juru bicara panglima perang. Tapi justru palingma perangnya tidak jelas. Sidang kabinet itu justru yang presentari bukan ahli epidemologi, tapi Menko."

Faisal mengemukakan bahwa prediksi ekonomi akan semakin memburuk jika penanganan pandemi tidak efektif.

"Oleh karena itu saya sangat mendukung 1000 persen, tes, tes, tes," ucapnya.

Dengan tes Covid-19, Faisal yakin pemerintah akan mengetahui sejuah mana kekuatan virus itu. Sehingga dapat bertindak dengan efektif untuk menanggulangi.

baca juga

Ia berkata, "Tapi kalau kita bekerja, relaksasi tapi tidak ada tes, ya bencana."

"Jadi, tolong deh, masak 10.000 sehari. Kecepatannya lebih cepat virusnya daripada tes kita. Kita kalah dengan virus. Oleh karena itu jangan bermimpi kita bikin timeline kalau tidak sanggup," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Faisal juga mengingatkan bahwa penurunan jumlah kasus Covid-19 pun tidak menjanjikan situasi akan normal. Makanya, wacana relaksasi perlu benar-benar diperhatikan.

"(Relaksasi) disiapkan sih oke saja. Tapi relaksasi itu yang terjadi di seluruh dunia yang melakukan, entah Jerman, Spanyol, Italia, itu daily cases-nya turun, kematian turun, active cases mengalami penurunan walaupun komulatif kasusnya naik.

Faisal Basri memberi contoh Iran sebagai negara dengan curva kasus Covid-19 yang dianggap baik. Meskipun begitu, Iran akan menghadapi gelombang kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Lokataru: Pemerintah Tengah Permainkan Warga

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Lokataru: Pemerintah Tengah Permainkan Warga

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 22:41 WIB

Blak-blakan ke Aa Gym, Erick Thohir Ngaku Jadi Menteri BUMN Berat

Blak-blakan ke Aa Gym, Erick Thohir Ngaku Jadi Menteri BUMN Berat

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 21:15 WIB

Din Syamsuddin: Jokowi Orang Baik tapi Dikelilingi Pihak yang Berniat Buruk

Din Syamsuddin: Jokowi Orang Baik tapi Dikelilingi Pihak yang Berniat Buruk

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 03:35 WIB

Menko PMK: Jika Dilabelkan Syar'i, Sudah Islam dan Ikut Masuk Surga

Menko PMK: Jika Dilabelkan Syar'i, Sudah Islam dan Ikut Masuk Surga

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:23 WIB

Mafia di Lingkaran Jokowi Akhirnya Terungkap dan 4 Berita Heboh Lainnya

Mafia di Lingkaran Jokowi Akhirnya Terungkap dan 4 Berita Heboh Lainnya

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 03:15 WIB

Terkini

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

×