PKL Pasar Tanah Abang: Memang Pemerintah Mau Ganti Modal Dagangan Kami?

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 19 Mei 2020 | 15:18 WIB
PKL Pasar Tanah Abang: Memang Pemerintah Mau Ganti Modal Dagangan Kami?
Tanah Abang (Antara)

Suara.com - Sani Ibrahim, seorang pedagang pakaian yang biasa berjualan di Pasar Tanah Abang tetap membuka kios miliknya yang terletak di Blok F.

Meski kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di DKI Jakarta, Sani tetap berjualan.

Sani adalah satu dari ratusan orang-orang yang terlibat dalam aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang pada hari ini, Selasa (19/5/2020). Dia mengakui, para pedagang yang berada di Pasar Tanah Abang tetap patuh terhadap protokol kesehatan, misalnya tetap menggunakan masker.

"Aturan PSBB kita turutin kok, ini pakai masker, kita di sini juga selalu jaga jarak aman," kata Sani di Pasar Tanah Abang.

Pada kenyataannya, berdasarkan Pantauan Suara.com di lokasi, aktivitas orang banyak di Pasar Tanah Abang tampak berjejal. Tak jarang kontak fisik dalam bentuk berdesak-desakan dapat dijumpai di lokasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerapkan kebijakan PSBB sejak Jumat (10/4/2020) lalu. Dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020, hanya ada sebagian pelaku usaha yang masih boleh beraktivitas, yakni Pelaku usaha yang bergerak di sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, dan logistik.

Sani, salah satu pedagang pakaian yang tetap berjualan di Blok F Pasar Tanah Abang saat masa diberlakukannya PSBB. (Suara.com/Arga).
Sani, salah satu pedagang pakaian yang tetap berjualan di Blok F Pasar Tanah Abang saat masa diberlakukannya PSBB. (Suara.com/Arga).

Kemudian pelaku usaha di sektor perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.

Pada kenyataaannya, Sani adalah penjual pakaian. Salah satu pelaku usaha yang dilarang beraktivitas selama masa PSBB. Namun, dia punya alasan mengapa tetap berjualan hingga kekinian.

"Iya tahu (pedagang pakaian) enggak boleh jualan, tapi kalau enggak jualan mau gimana? Memang kami bisa nahan lapar? Terus pemerintah mau nombokin barang yang udah kita beli?," tegasnya.

baca juga

Berdasarkan Pantauan Suara.com, petugas Satpol PP, melalui pengeras suara, meminta para pengunjung untuk meninggalkan area pasar. Imbauan tersebut bertujuan agar para pengunjung tidak masuk ke dalam area Blok F.

"Mohon segera keluar bapak-ibu. Diam-diam aja dulu di rumah. Jangan berbelanja dulu. Ini demi kebaikan kita semua," ujar salah satu petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Anyar Ramai Lagi usai Dibongkar, Pedagang-Pembeli Abaikan Jaga Jarak

Pasar Anyar Ramai Lagi usai Dibongkar, Pedagang-Pembeli Abaikan Jaga Jarak

Jabar | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:36 WIB

Warga Keluyuran saat PSBB, Satpol PP di Tanah Abang: Jangan Belanja Dulu

Warga Keluyuran saat PSBB, Satpol PP di Tanah Abang: Jangan Belanja Dulu

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:44 WIB

PKL Tetap Melapak saat PSBB, Kawasan Blok F Tanah Abang Diportal Petugas

PKL Tetap Melapak saat PSBB, Kawasan Blok F Tanah Abang Diportal Petugas

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 12:21 WIB

Sampai 18 Mei, 5.996 Orang di Jakarta Terinfeksi Virus Corona

Sampai 18 Mei, 5.996 Orang di Jakarta Terinfeksi Virus Corona

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:15 WIB

Ratusan Warga Ajukan Pergi dari Jakarta Saat Corona, 14 Orang Diizinkan

Ratusan Warga Ajukan Pergi dari Jakarta Saat Corona, 14 Orang Diizinkan

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:00 WIB

Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang

Mengintip Bilik Corona Milik Anies di Tanah Abang

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:29 WIB

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

Wacana Longgarkan PSBB, Relawan Covid-19: Pemerintah Harus Percaya Sains

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:13 WIB

Majalengka Akan Perpanjang PSBB Corona sampai 2 Juni

Majalengka Akan Perpanjang PSBB Corona sampai 2 Juni

Jabar | Senin, 18 Mei 2020 | 21:11 WIB

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

Diminta Buka 6 Juni, Pengelola Mal DKI Tunggu Arahan Anies

News | Senin, 18 Mei 2020 | 21:07 WIB

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

Tak Berasa PSBB, Macet Mengular di Kawasan Pasar Minggu Jelang Berbuka

News | Senin, 18 Mei 2020 | 18:30 WIB

Terkini

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB