Virus Corona, Begini Perubahan Gaya Hidup Para Pemimpin Dunia

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 21 Mei 2020 | 16:34 WIB
Virus Corona, Begini Perubahan Gaya Hidup Para Pemimpin Dunia
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Suara.com - Semenjak virus corona menyebar ke seluruh dunia, berbagai kebijakan diambil oleh para pemimpin dunia. Mulai dari jaga jarak, karantina bahkan melakukan lockdown di negaranya masing-masing.

Rupanya berbagai kebijakan baru tak cuma dijumpai dalam sistem pemerintahan tapi juga dalam keseharian para pemimpin. Mereka mulai mengubah gaya hidup dan beradaptasi dengan pandemi. Seperti apa perubahannya?

Salam baru
Menyadur BBC, para pemimpin dunia mengubah cara mereka memberikan salam. Jabat tangan yang umum dijumpai, kini berganti dengan salam yang mengadopsi ucapan namaste, seperti yang dilakukan Presiden AS Donald Trump pada Pangeran Charles.

Selain namaste, para pemimpin dunia juga melakukan salam dengan saling menyentuh siku satu sama lain saat bertemu. Cara ini dianggap lebih aman dari bersalaman, seperti yang dilakukan oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Ilustrasi perempuan namaste. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan namaste. (Shutterstock)

Kerja dari rumah
Kebijakan ini datang setelah banyak perusahaan tak bisa menghentikan pekerjaan mereka. Bagi beberapa unit dan divisi yang bisa kerja dari rumah, mereka tetap melanjutkan pekerjaan meski tak ke kantor. Begitu juga dengan para pemimpin dunia.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menunjukkan perubahan ini ketika menjadi tuan rumah dalam sesi tanya jawab di Facebook Live pada akhir Maret.

"Maafkan pakaian kasual, ini bisa jadi sedikit berantakan karena menempatkan balita ke tempat tidur, jadi saya tidak mengenakan pakaian kerja saya," katanya.

Tak pergi ke salon
Virus corona menyebar begitu cepat dan fasilitas umum seperti salon menutup bisnisnya demi alasan kesehatan. Sebagai gantinya, menteri pertama Skotlandia Nicola Sturgeon potong rambut sendiri di rumah dan direkam oeh suaminya.

Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)
Ilustrasi salon tutup. (Unsplash/Aw Creative)

Normal baru
Dalam hitungan sekejap, banyak orang mengubah perilaku mereka karena pandemi. Kini muncul sebuah istilah 'normal baru' dimana rutinitas normal dijalani dengan gaya baru karena beradaptasi dengan virus corona.

baca juga

Perdana Menteri Portugal Antonio Costa kini berani mengadakan pertemuan di kafe di ibukota Lisbon pada Senin pagi mengisyaratkan kembalinya kehidupan normali.

Namun tetap saja, staf kafe mengenakan masker dan sarung tangan juga meja diatur cukup renggang untuk memastikan jarak antara pelanggan. Beginilah kehidupan normal baru pemimpin dunia yang akan segera diikuti warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Bisakah Kosmetik Jadi Media Penularan Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:13 WIB

Benarkah Obat Kumur Bisa Membunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Benarkah Obat Kumur Bisa Membunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:55 WIB

Bukan China atau Italia, Ini Tiga Negara Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia

Bukan China atau Italia, Ini Tiga Negara Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:38 WIB

Terkini

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

Buka-Bukaan di DPR, Ombudsman Beberkan Kronologi Dihalau saat Sidak Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bangladesh Tumpul di Depan, Thomas Doley Akui Tak Punya Striker Ideal Jelang Hadapi Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG

Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

Pusat Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah pada 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:05 WIB

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Kabar Baik dari Belanda! Mees Hilgers Segera Debut Bersama SC Heerenveen, PSV Jadi Lawan Pertama?

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:03 WIB

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Mengupas Karakter Kim Seon-ho di 'The Childe': Tersenyum Lebar tapi Bikin Merinding!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Kurir-Kurir Kemerdekaan: Pertaruhan Nyawa Membawa Berita Proklamasi 1945

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:00 WIB

Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027

Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:58 WIB

Fasilitas Mewah hingga Miras di Lapas Cibinong, Bappisus Targetkan Hasil Investigasi Rampung Jumat

Fasilitas Mewah hingga Miras di Lapas Cibinong, Bappisus Targetkan Hasil Investigasi Rampung Jumat

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:58 WIB

Polda Bengkulu Minta Maaf, Polisi yang Julurkan Lidah ke Demonstran Dikurung Patsus

Polda Bengkulu Minta Maaf, Polisi yang Julurkan Lidah ke Demonstran Dikurung Patsus

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:56 WIB

×