Penularan Corona Masih Tinggi, Pemerintah Enggan Longgarkan PSBB

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 17:56 WIB
Penularan Corona Masih Tinggi, Pemerintah Enggan Longgarkan PSBB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memastikan pemerintah hingga detik ini belum melakukan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal itu disebabkan karena penyebaran virus corona atau Covid-19 di tanah air terbilang masih tinggi.

"Kami masih melihat penyebaran pandemi Covid-19 di beberapa daerah. Maka pemerintah belum menyatakan akan ada peloggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," ujar Suharso melalui video teleconference di Jakarta pada Kamis (21/5/2020).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, kekinian sejumlah daerah masih berstatus sebagai zona merah Virus Corona, namun kata dia, terdapat juga zona hijau yang jumlahnya 124 kabupaten/kota di Indonesia.

Meski begitu, lanjut Suharso, protokol kesehatan Covid-19 harus diikuti dengan baik, agar terhindar dari virus yang berasal dari Kota Wuhan Provinsi Hubei, China tersebut.

"Yakni tetap dengan protokol kesehatan yaitu dengan menggunakan masker pencuci tangan. Kemudian bagi keluarga atau bagi teman-teman ikut menghindari kerumunan dan seterusnya," katanya.

Untuk diketahui, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan kasus positif Covid-19 pada Kamis (21/5/2020) ini bertambah menjadi 973 orang. Ini merupakan penambahan dengan rekor baru.

Penambahan tersebut kata Yurianto, menjadi yang luar biasa di Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif terbanyak pada hari ini, yakni 502 orang.

"Konfirmasi Covid-19 Saat ini hari ini meningkat 973 orang peningkatan ini luar biasa," ujar Yurianto dalam siaran Youtube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Yurianto menuturkan, dengan penambahan kasus 973 orang ini kekinian total kasus positif covid-19 di Indonesia sebanyak 20.162 orang.

"Peningkatan yang tertinggi ini terjadi di Jawa Timur khususnya, sehingga totalnya menjadi 20.162 orang," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

62 Kelurahan Masuk Zona Merah, Walkot Depok Tolak Longgarkan PSBB

62 Kelurahan Masuk Zona Merah, Walkot Depok Tolak Longgarkan PSBB

Jabar | Rabu, 20 Mei 2020 | 13:30 WIB

Ingat! Belum Ada Pelonggaran PSBB se-Indonesia

Ingat! Belum Ada Pelonggaran PSBB se-Indonesia

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 17:08 WIB

Jokowi Tegaskan Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB, Ferdinand Heran

Jokowi Tegaskan Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB, Ferdinand Heran

News | Senin, 18 Mei 2020 | 19:47 WIB

Ternyata Benar! Jokowi Punya Rencana Longgarkan PSBB Virus Corona

Ternyata Benar! Jokowi Punya Rencana Longgarkan PSBB Virus Corona

News | Senin, 18 Mei 2020 | 14:23 WIB

Soal Wacana Pelonggaran PSBB, Anggota DPR Ini Minta Dikaji Matang

Soal Wacana Pelonggaran PSBB, Anggota DPR Ini Minta Dikaji Matang

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB